Anggota DPRD Jeneponto Minta Distribusi Pupuk Di Kecamatan Kelara Dievaluasi Untuk Cegah Gejolak Warga
Jeneponto, global aktual – Kelangkaan pupuk yang terjadi di wilayah Kecamatan Kelara, Kabupaten Jeneponto, menuai perhatian serius dari anggota DPRD Jeneponto. Saharuddin Tompo, legislator dari Fraksi PKB Dapil Kelara–Rumbia, meminta evaluasi menyeluruh terhadap distribusi pupuk agar tidak menimbulkan keresahan serta tindakan yang tidak diinginkan dari warga.
Pernyataan tersebut disampaikan pada Senin, 24 November 2025, sekitar pukul 10.00 WITA di Kecamatan Kelara. Saharuddin menegaskan bahwa kelangkaan pupuk sangat berdampak pada petani, sehingga perlu langkah cepat dan tegas dari pihak terkait.
“Kami sebagai wakil rakyat akan berjuang demi kepentingan masyarakat Kelara. Distribusi pupuk harus dievaluasi secara serius agar tidak muncul kekecewaan dari warga,” tegasnya.
Menurut Saharuddin, pemerintah pusat melalui Kementerian Pertanian RI harus memantau realisasi distribusi pupuk subsidi agar tepat sasaran dan tidak dimanfaatkan pihak tertentu.
“Pupuk ini harus benar-benar bisa dirasakan oleh para petani di Kecamatan Kelara. Jika tidak diawasi ketat, dikhawatirkan akan memicu aksi protes atau demonstrasi dari warga,” ujarnya.
Ia berharap keberadaan pupuk bersubsidi di wilayah Kelara dapat segera terpenuhi sehingga masyarakat, khususnya para petani, kembali tenang dan dapat melanjutkan aktivitas pertanian tanpa hambatan.
“Semoga pihak kementrian pertanian dan jajarannya untuk memantau perkembangan dilapangan agar tidak menimbulkan keresahan di masyarakat. Bukan hanya distributor yang mau dievaluasi, tetapi beberapa oknum pengecer yang harus di evaluasi,”pungkasnya. (Ikbal Nakku)

