Direktur RS Pratama Rumbia Kunjungi Pesantren Desa Rumbia, Dorong Peningkatan Fasilitas dan Wisata Edukasi
Jeneponto, global aktual – Direktur Rumah Sakit Pratama Rumbia bersama jajaran dokter melakukan kunjungan ke Pondok Pesantren Desa Rumbia, Kecamatan Rumbia, Kabupaten Jeneponto, Jumat (2/1/2026) sore. Kunjungan tersebut didampingi langsung oleh Kepala Desa Rumbia, Supriyanto Lolo.
Kunjungan ini bertujuan untuk mempererat silaturahmi sekaligus meninjau langsung kondisi pesantren yang berada di Desa Rumbia. Dalam kesempatan tersebut, Direktur RS Pratama Rumbia melihat potensi besar pesantren, baik dari segi luas lahan maupun lokasi strategisnya, untuk dikembangkan menjadi pusat pendidikan keagamaan yang lebih representatif dan nyaman bagi para santri dan santriwati.
Kepala Desa Rumbia, Supriyanto Lolo, menyampaikan bahwa pesantren tersebut memiliki peluang besar untuk ditingkatkan kualitas sarana dan prasarananya, termasuk penambahan gedung belajar agar proses pendidikan berjalan lebih optimal.
“Pesantren ini memiliki lahan yang luas dan pemandangan alam yang indah. Dari lokasi ini juga dapat terlihat panorama Kota Jeneponto. Ke depan, selain sebagai pusat pendidikan keagamaan, pesantren ini berpotensi menjadi destinasi wisata edukasi pesantren,” ujar Supriyanto Lolo.
Ia menegaskan komitmennya untuk terus berupaya meningkatkan kualitas pendidikan di Desa Rumbia, khususnya pendidikan Al-Qur’an bagi anak-anak. Menurutnya, peningkatan fasilitas gedung akan berdampak langsung pada kenyamanan belajar para santri sehingga dapat membentuk generasi yang berakhlak baik dan berilmu.
Sementara itu, Direktur RS Pratama Rumbia menyampaikan apresiasinya atas pengelolaan pesantren yang ada dan mendorong adanya kerja sama yang solid antara pemerintah desa, pengurus pesantren, serta para guru mengaji.
“Dengan pengembangan fasilitas yang memadai dan kerja sama yang baik, dunia pendidikan pesantren di Desa Rumbia akan semakin maju dan menjadi kebanggaan masyarakat,” ungkapnya.
Kunjungan yang berlangsung sekitar pukul 16.00 WITA tersebut diharapkan menjadi langkah awal sinergi lintas sektor dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan pesantren sekaligus pembangunan sumber daya manusia di Desa Rumbia. (Ikbal Nakku)

