Lonjakan Pengunjung Warnai Libur Natal dan Tahun Baru 2026 di Citumang Body Rafting
Pangandaran, global aktual – Objek wisata Citumang Body Rafting di Kabupaten Pangandaran mencatat lonjakan jumlah pengunjung selama masa libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2026. Peningkatan kunjungan tersebut terjadi sejak akhir Desember 2025 hingga awal Januari 2026 dan menunjukkan tingginya minat wisatawan terhadap wisata alam berbasis petualangan.
Berdasarkan data pengelola, jumlah pengunjung pada 31 Desember 2025 tercatat sebanyak 315 orang. Angka tersebut meningkat signifikan pada 1 Januari 2026 dengan total 427 pengunjung, dan kembali mengalami kenaikan pada 2 Januari 2026 menjadi 445 pengunjung.
Supervisor Citumang Body Rafting, Edi Riadi, menyampaikan bahwa lonjakan pengunjung pada momentum libur Nataru merupakan hal yang cukup menggembirakan bagi pengelola dan pelaku pariwisata setempat.
“Selama libur Natal dan Tahun Baru 2026, jumlah kunjungan ke Citumang Body Rafting mengalami peningkatan yang cukup signifikan. Pada 31 Desember tercatat 315 pengunjung, kemudian meningkat menjadi 427 orang pada 1 Januari dan kembali naik menjadi 445 pengunjung pada 2 Januari. Kondisi ini menunjukkan antusiasme wisatawan yang sangat tinggi terhadap wisata alam Citumang,” ujar Edi Riadi.
Ia menjelaskan, meningkatnya kunjungan tidak lepas dari daya tarik utama Citumang yang menawarkan keindahan alam sungai jernih, tebing alami, serta sensasi body rafting yang aman dan ramah bagi wisatawan dari berbagai kalangan.
Untuk mengantisipasi tingginya jumlah wisatawan, pihak pengelola melakukan berbagai langkah pengamanan, mulai dari penambahan pemandu, penerapan standar keselamatan, hingga pengaturan alur kunjungan agar tetap tertib dan nyaman.
“Keselamatan dan kenyamanan pengunjung tetap menjadi prioritas utama kami, terutama saat jumlah wisatawan meningkat tajam seperti pada libur panjang,” tambahnya.
Dengan tren kunjungan yang terus meningkat, Citumang Body Rafting diharapkan tetap menjadi salah satu destinasi unggulan di Kabupaten Pangandaran yang mampu mendorong pertumbuhan sektor pariwisata dan ekonomi masyarakat lokal, khususnya pada momentum libur besar seperti Natal dan Tahun Baru. (Hrs)

