Isu Mutasi Perdana Pejabat Eselon II Pemkab Dompu Menguat, Publik Menanti Arah Kebijakan Bupati Baru
Dompu, global aktual – Isu pelaksanaan mutasi perdana pejabat eselon II di lingkungan Pemerintah Kabupaten Dompu pada era kepemimpinan Bupati Dompu Bambang Firdaus, S.E. dan Wakil Bupati Sirajuddin, S.H. semakin menguat. Kabar yang beredar menyebutkan, mutasi tersebut berpotensi dilaksanakan pada Senin (12/01/2026) dan akan menyasar sejumlah jabatan strategis.
Informasi ini diperoleh Globalaktual dari sumber internal Pemkab Dompu yang dinilai kredibel. Sumber tersebut mengungkapkan bahwa proses mutasi telah dipersiapkan sejak beberapa waktu lalu dan kini tinggal menunggu pelaksanaan secara resmi.
“Persiapan sudah dilakukan. Besok kemungkinan besar mutasi dilaksanakan, dan sudah ada beberapa nama yang masuk dalam daftar pergeseran jabatan,” ungkap sumber tersebut, Minggu (11/01/2026).
Mutasi eselon II ini menjadi agenda birokrasi yang paling dinantikan sejak pasangan Bambang Firdaus–Sirajuddin resmi dilantik sebagai kepala daerah. Publik maupun kalangan Aparatur Sipil Negara (ASN) menilai mutasi perdana ini akan menjadi indikator awal arah kebijakan, gaya kepemimpinan, serta komitmen pemerintah daerah dalam membenahi tata kelola pemerintahan.
Selain sebagai upaya penyegaran organisasi, mutasi juga dipandang sebagai langkah strategis untuk menempatkan pejabat yang dinilai sejalan dengan visi dan misi kepemimpinan baru. Terlebih, pada masa transisi pascapelantikan, sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dinilai membutuhkan figur pimpinan yang memiliki kapasitas manajerial, integritas, serta loyalitas terhadap agenda pembangunan daerah.
Namun demikian, mutasi pejabat eselon II juga kerap menjadi momentum yang sarat kepentingan. Sejumlah pihak berharap proses mutasi dilakukan secara objektif dan profesional, berbasis kinerja serta rekam jejak, bukan semata-mata karena pertimbangan politik atau kedekatan personal.
Beberapa pejabat eselon II yang ditemui mengaku telah mendengar kabar tersebut, namun memilih bersikap hati-hati. “Kami menunggu keputusan resmi. Mutasi adalah kewenangan kepala daerah dan bagian dari dinamika birokrasi,” ujar salah satu pejabat yang enggan disebutkan namanya.
Hingga berita ini diterbitkan, Pemerintah Kabupaten Dompu belum mengeluarkan pernyataan resmi terkait jadwal maupun daftar nama pejabat yang akan dimutasi. Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah Dompu, H. Khairul Insan, M.M., saat dikonfirmasi hanya memberikan jawaban singkat, “Insya Allah.”
Apabila mutasi tersebut benar-benar digelar, maka langkah ini akan menjadi pijakan awal Bupati Bambang Firdaus dalam menata ulang struktur birokrasi di Kabupaten Dompu. Publik pun menantikan apakah mutasi perdana ini akan menjadi simbol perubahan dan profesionalisme, atau justru mengulang pola lama dalam praktik birokrasi daerah. (Nasaruddin Pers)

