Nasional

Pembangunan Kantor KDMP Dimulai di Nusa Jaya dan Tekasire, Fokus Dorong Ekonomi Warga Manggelewa

Dompu, global aktual – Pembangunan Kantor Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) resmi dimulai di Desa Nusa Jaya dan Desa Tekasire, Kecamatan Manggelewa, Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat (NTB) pada Selasa (20/01/2026). Pembangunan tahap awal ini menjadi bagian dari implementasi kebijakan nasional dalam penguatan kelembagaan ekonomi desa.

Tahapan awal pembangunan ditandai dengan kegiatan penggalian lahan hingga pemasangan pondasi. Sebelumnya, pemerintah desa setempat bersama pihak kecamatan dan unsur TNI melalui Babinsa telah melakukan peninjauan langsung ke lokasi untuk memastikan kesiapan lahan dan aspek teknis pembangunan.

Kepala Desa Nusa Jaya dan Kepala Desa Tekasire, bersama Ketua KDMP serta Babinsa, menyampaikan bahwa pembangunan kantor koperasi saat ini masih difokuskan pada penyelesaian fisik bangunan. Operasional koperasi baru akan dijalankan setelah kantor dinyatakan selesai sesuai perencanaan teknis.

“Pembangunan fisik menjadi prioritas awal agar koperasi nantinya dapat berjalan dengan lebih tertata dan profesional,” ujar perwakilan pemerintah desa dan pengurus KDMP.

Keberadaan KDMP diharapkan menjadi penopang ekonomi masyarakat desa, khususnya bagi petani. Melalui koperasi ini, distribusi kebutuhan pokok, sarana produksi pertanian seperti pupuk, obat-obatan, hingga bibit diharapkan dapat lebih mudah diakses dan terjangkau oleh warga.

Menurut para pemangku kepentingan, tujuan utama pendirian KDMP adalah meningkatkan perputaran ekonomi masyarakat, terutama ekonomi rumah tangga. Koperasi ini dirancang sebagai lembaga pelayanan ekonomi yang berpihak pada kebutuhan warga dengan harga yang lebih terjangkau.

Pembangunan kantor KDMP dipercepat di desa-desa yang telah memiliki kesiapan lahan, seperti Desa Nusa Jaya dan Desa Tekasire. Pembangunan tersebut bukan semata karena status desa percontohan, melainkan karena kesiapan administrasi dan lahan yang dinilai matang.

Terkait target penyelesaian, pemerintah desa bersama pengurus KDMP belum menetapkan batas waktu pasti. Faktor cuaca, khususnya intensitas hujan yang cukup tinggi di wilayah Kecamatan Manggelewa dalam beberapa waktu terakhir, menjadi salah satu kendala utama. Meski demikian, pembangunan kantor KDMP ditargetkan dapat rampung pada tahun 2026.

Para pihak menegaskan bahwa keberhasilan KDMP tidak hanya diukur dari berdirinya bangunan fisik, melainkan dari kemampuan pengurus dalam mengelola unit usaha dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Jika KDMP mampu menyediakan kebutuhan warga, mulai dari sektor pertanian hingga layanan pendukung lainnya, maka koperasi tersebut dinilai berhasil.

Untuk menunjang tata kelola dan manajemen koperasi, pemerintah juga diharapkan membuka ruang pelatihan bagi pengurus KDMP agar pengelolaan koperasi berjalan profesional dan berkelanjutan.

Menutup pernyataan, kepala desa, pengurus KDMP, dan Babinsa mengajak seluruh masyarakat untuk terlibat aktif menjaga dan mendukung koperasi sebagai lembaga ekonomi bersama, agar KDMP tidak hanya menjadi simbol program, tetapi benar-benar berdampak pada peningkatan kesejahteraan warga.  (Nasaruddin Pers)

Please follow and like us:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Enjoy this blog? Please spread the word :)