Pelayanan Dinas Perumahan Jeneponto Siap Digeber 2026, Program Bedah Rumah Fokus Warga Kurang Mampu
Jeneponto, global aktual – Dinas Perumahan dan Permukiman Pertanahan Kabupaten Jeneponto menegaskan kesiapan penuh dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik pada tahun 2026. Salah satu program prioritas yang akan terus digeber adalah bantuan bedah rumah bagi masyarakat kurang mampu di wilayah Jeneponto.
Hal tersebut disampaikan langsung oleh Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman Pertanahan Kabupaten Jeneponto, H. Manrancai Salli, S.STP., M.Si, saat ditemui di Kantor Dinas Perumahan dan Permukiman Pertanahan, Rabu (28/1/2026) sekitar pukul 15.00 WITA.
Menurutnya, program bedah rumah merupakan bentuk kerja nyata pemerintah daerah dalam memberikan pelayanan yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat. Program ini diperuntukkan secara khusus bagi warga tidak mampu agar dapat memiliki hunian yang layak, aman, dan sehat.
“Pelayanan bedah rumah harus benar-benar tepat sasaran. Kami ingin memastikan bantuan ini dirasakan langsung oleh masyarakat yang membutuhkan, sehingga ada kepuasan publik dan manfaat nyata,” jelas Manrancai Salli.
Ia menambahkan, pelaksanaan program bedah rumah membutuhkan sinergi dan kerja sama yang solid antara dinas terkait, pemerintah daerah, serta unsur pendukung lainnya agar proses penyaluran bantuan berjalan lancar, aman, dan transparan.
Lebih lanjut, Manrancai Salli menegaskan bahwa fokus utama program ini adalah menciptakan perubahan nyata dalam kehidupan masyarakat kurang mampu di Jeneponto, baik dari sisi kenyamanan tempat tinggal maupun peningkatan kualitas hidup secara keseluruhan.
“Jika program ini berjalan dengan baik dan tepat sasaran, manfaatnya akan langsung dirasakan masyarakat. Ini juga menjadi wujud kepedulian pemerintah daerah sekaligus peluang untuk mendapatkan apresiasi dari Pemerintah Kabupaten Jeneponto atas pelayanan publik yang berkualitas,” tambahnya.
Dengan komitmen tersebut, Dinas Perumahan dan Permukiman Pertanahan Kabupaten Jeneponto optimistis program bedah rumah tahun 2026 dapat memberikan dampak positif dan membawa kebahagiaan bagi masyarakat kurang mampu di Bumi Turatea. (Ikbal Nakku)

