Seleksi Ulang Pegawai BLUD RSUD Dompu, 123 Lolos dan 16 Dinyatakan Tidak Lanjut Kontrak
Dompu, global aktual – Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) RSUD Dompu melakukan seleksi ulang terhadap pegawai non Aparatur Sipil Negara (ASN). Dari total 139 pegawai yang mengikuti proses seleksi, sebanyak 123 orang dinyatakan lolos dan dapat melanjutkan kontrak kerja, sementara 16 orang lainnya dinyatakan gugur.
Seleksi tersebut dilaksanakan berdasarkan Peraturan Bupati (Perbup) Dompu Nomor 85 Tahun 2025 tentang Pedoman Pengelolaan Pegawai Kontrak pada BLUD. Proses seleksi melibatkan beberapa tahapan, mulai dari verifikasi administrasi, penilaian disiplin dan kinerja, tes tertulis, hingga wawancara yang dilakukan oleh Kepala Bappeda dan Litbang, Inspektur Inspektorat, serta Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Dompu.
Kasi Humas RSUD Dompu, Muhammad Iradat, S.Gz., menjelaskan bahwa pegawai yang tidak direkrut kembali berasal dari tenaga pendukung di berbagai unit, termasuk keperawatan, pelayanan, dan penunjang, Jumat (06/02/2026). Penentuan pegawai yang gugur dilakukan berdasarkan akumulasi nilai dari seluruh unsur penilaian dengan mengambil satu pegawai dengan skor terendah di setiap unit.
“Penetapan ini mengacu pada hasil penilaian menyeluruh dari setiap tahapan seleksi. Dari masing-masing unit diambil satu orang dengan nilai skor terendah,” ujar Iradat.
Ia menambahkan, keputusan tersebut diharapkan dapat dipahami seluruh pihak karena penyesuaian jumlah pegawai dilakukan sesuai kebutuhan organisasi dan rekomendasi Inspektorat Kabupaten Dompu. Menurutnya, rumah sakit tidak dapat menampung seluruh pegawai yang sebelumnya mengabdi.
Sementara itu, Sekretaris RSUD Dompu, Dewi Laila Mahligai Putri, SST, M.Kes., menyampaikan bahwa seleksi ulang dilakukan berdasarkan analisis kebutuhan tenaga kerja serta hasil audit internal. Hal tersebut bertujuan untuk menyesuaikan jumlah dan kompetensi pegawai dengan kebutuhan pelayanan kesehatan di RSUD Dompu.
“Kami melakukan seleksi karena adanya regulasi yang mengatur pegawai BLUD serta rekomendasi auditor terkait kebutuhan pegawai rumah sakit,” jelasnya.
Di sisi lain, RSUD Dompu juga berencana membuka layanan baru pada tahun 2026, yakni layanan Computed Tomography Scan (CT Scan). Dewi mengungkapkan, untuk mendukung layanan tersebut pihak rumah sakit telah menyiapkan tenaga medis, baik dokter spesialis, dokter umum, maupun tenaga teknis lainnya.
Adapun tenaga teknis khusus seperti fisikawan medis akan direkrut dari luar rumah sakit. Implementasi layanan CT Scan tersebut masih menunggu kedatangan peralatan, sembari dilakukan peningkatan kualitas sumber daya manusia guna menunjang operasional layanan baru tersebut. (Nasaruddin Pers)

