Pendidikan

Disdikbud Lubuk Linggau Tetapkan Jadwal Libur Ramadan dan Idul Fitri 2026 untuk Pelajar PAUD hingga SMP

LUBUK LINGGAU, global aktual – Pemerintah Kota Lubuk Linggau melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) resmi menetapkan jadwal libur sekolah menjelang bulan suci Ramadan dan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah/2026 Masehi bagi pelajar mulai dari jenjang PAUD, TK, SD hingga SMP di wilayah Kota Lubuk Linggau.

Ketentuan tersebut tertuang dalam surat edaran Disdikbud Kota Lubuk Linggau Nomor 420/068/Disdikbud/2025 tentang Pedoman Kalender Pendidikan Tahun Ajaran 2025/2026 yang telah disebarluaskan kepada seluruh kepala sekolah negeri maupun swasta se-Kota Lubuk Linggau.

Dalam surat edaran tersebut dijelaskan bahwa libur awal Ramadan diberikan untuk memberikan kesempatan kepada peserta didik menyesuaikan diri dengan ibadah puasa serta memperbanyak waktu beribadah dan berkumpul bersama keluarga.

Libur awal Ramadan dijadwalkan berlangsung selama enam hari, yakni mulai Senin, 16 Februari 2026 hingga Sabtu, 21 Februari 2026, sementara Minggu, 22 Februari 2026 merupakan libur akhir pekan.

Kegiatan belajar mengajar kembali dilaksanakan pada Senin, 23 Februari 2026.
Selama bulan suci Ramadan, Disdikbud juga menetapkan sejumlah penyesuaian dalam proses pembelajaran di sekolah. Di antaranya, durasi kegiatan belajar mengajar dikurangi sekitar 10 menit, sementara pelajaran praktik olahraga diganti dengan materi teori.

Selain itu, sekolah juga diarahkan untuk memperbanyak kegiatan yang meningkatkan nilai keimanan dan ketakwaan, seperti tadarus Al-Qur’an, pesantren kilat, kajian keislaman, serta kegiatan keagamaan lainnya.

Sementara bagi peserta didik yang beragama selain Islam, sekolah dianjurkan memberikan kegiatan bimbingan rohani dan aktivitas keagamaan sesuai agama dan kepercayaan masing-masing.

Disdikbud juga menetapkan jadwal libur Hari Raya Idul Fitri 1447 H selama sembilan hari, yakni mulai 16 Maret hingga 25 Maret 2026.

Selama masa libur Idul Fitri tersebut, seluruh warga sekolah diharapkan dapat memanfaatkannya untuk bersilaturahmi dengan keluarga dan masyarakat guna mempererat persaudaraan serta meningkatkan nilai kebersamaan.

Dengan adanya penyesuaian jadwal ini, diharapkan proses pendidikan tetap berjalan efektif sekaligus memberi ruang bagi peserta didik untuk menjalankan ibadah Ramadan dengan lebih khusyuk. (Separi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *