Kades Mojorejo Jual Sayuran di Rumah, Bukti Pemimpin Desa Juga Bisa Berwirausaha
Rejang Lebong, Bengkulu, global aktual – Kepala Desa Mojorejo, Kecamatan Rejang Lebong, Kabupaten Rejang Lebong, Tugimin, menunjukkan bahwa seorang pemimpin desa juga dapat memiliki jiwa wirausaha. Di tengah kesibukannya menjalankan tugas sebagai kepala desa, ia tetap mengelola usaha penjualan sayuran di kediamannya.
Usaha tersebut telah dijalankan Tugimin sejak sebelum dirinya menjabat sebagai kepala desa. Hingga kini, aktivitas berjualan tetap dilanjutkan sebagai bagian dari upaya mendorong kemandirian ekonomi sekaligus memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.
Berbagai jenis sayuran segar dijual di tempat tersebut, mulai dari bayam, kangkung, wortel, cabai, hingga aneka sayuran lainnya. Menariknya, harga yang ditawarkan relatif lebih murah dibandingkan harga di pasar, sehingga menjadi alternatif bagi warga untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Keberadaan usaha sayuran ini disambut positif oleh warga. Selain lebih praktis karena tidak perlu ke pasar, kualitas sayuran yang segar juga menjadi nilai tambah.
“Alhamdulillah, sayuran di sini segar dan harganya pas. Ini juga memudahkan warga untuk mendapatkan sayuran tanpa harus jauh ke pasar. Saya sebagai warga sangat mendukung usaha Pak Kades,” ujar Siti, salah satu warga Desa Mojorejo.

Tugimin mengatakan bahwa usaha tersebut tidak hanya sekadar mencari tambahan penghasilan, tetapi juga sebagai bentuk motivasi bagi masyarakat agar berani memulai usaha sendiri.
“Saya menjalankan usaha ini sudah lama, bahkan sebelum menjadi kepala desa. Harapannya, ini bisa menjadi contoh bagi warga lain untuk berwirausaha. Saya juga mengajak masyarakat Mojorejo untuk terus mendukung UMKM lokal,” ungkapnya.
Dengan semangat gotong royong dan inovasi, Tugimin berhasil menunjukkan bahwa peran sebagai pemimpin desa dapat berjalan seiring dengan aktivitas usaha. Inisiatif ini turut mendorong Desa Mojorejo menjadi desa yang lebih mandiri, inovatif, dan sejahtera.
Langkah tersebut juga semakin memperkuat dukungan masyarakat terhadap kepemimpinannya, sekaligus menjadi contoh nyata bahwa kepala desa bisa menjadi motor penggerak ekonomi di tingkat lokal. (Lela Putri Ayu)
