Polres Musi Rawas Perkuat Kamtibmas Lewat Sinergi Ulama dan Aksi Sosial di Megang Sakti
MUSI RAWAS, global aktual – Upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) terus diperkuat Polres Musi Rawas dengan mengedepankan pendekatan humanis dan kolaborasi lintas elemen. Hal tersebut diwujudkan melalui kegiatan sosial dan silaturahmi bersama Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Musi Rawas pada Minggu (29/3/2026).
Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Kapolres Musi Rawas, AKBP Agung Adhitya Prananta, S.H., S.I.K., M.H., ini menggandeng Ketua PCNU Musi Rawas, Kiai Munir, sebagai bagian dari strategi memperkuat “sabuk Kamtibmas” berbasis masyarakat dan tokoh agama.
Aksi Kemanusiaan untuk Korban Kebakaran
Rangkaian kegiatan diawali dengan kunjungan ke lokasi kebakaran di Desa Wonosari, Kecamatan Megang Sakti. Dalam kesempatan tersebut, Kapolres bersama jajaran dan pengurus PCNU menyerahkan bantuan kepada korban, Bapak Jumono, yang rumahnya hangus dilalap api.
Bantuan yang diberikan meliputi kebutuhan pokok, perlengkapan sekolah, kasur, serta material bangunan seperti semen guna membantu proses pemulihan pascakebakaran.
Kapolres menegaskan, kegiatan tersebut merupakan bentuk kehadiran negara di tengah masyarakat yang sedang mengalami musibah, sekaligus menindaklanjuti arahan Kapolda Sumatera Selatan terkait pentingnya kepedulian sosial aparat kepolisian.
“Kami ingin memastikan masyarakat merasakan langsung kehadiran Polri, tidak hanya dalam penegakan hukum, tetapi juga dalam membantu saat mereka menghadapi kesulitan,” ujar AKBP Agung Adhitya.
Usai kegiatan sosial, rombongan melanjutkan kunjungan ke Pondok Pesantren Darul Barokah di Kecamatan Megang Sakti. Kehadiran Kapolres disambut pimpinan pondok pesantren, Kiai Munir Fatoni, M.Pd.I., beserta jajaran pengurus.
Pertemuan tersebut menjadi momentum penting dalam mempererat hubungan antara kepolisian dan kalangan ulama. Dalam dialog yang berlangsung hangat, pihak pondok pesantren menyatakan dukungan terhadap program Kapolres Musi Rawas yang mengusung slogan “Nyago Musi Rawas Aman Bae”.
Kolaborasi antara Polres dan para tokoh agama ini dinilai strategis dalam menciptakan situasi yang aman dan kondusif. Melalui pendekatan keagamaan, pesan-pesan Kamtibmas diharapkan dapat tersampaikan secara lebih efektif kepada masyarakat.
Kapolres menekankan bahwa dukungan ulama memiliki peran besar dalam menjaga stabilitas daerah, terutama dalam membangun kesadaran hukum dan nilai-nilai kedamaian di tengah masyarakat.
“Sinergi ini bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan komitmen bersama untuk menjaga keamanan wilayah. Peran ulama sangat penting dalam menyampaikan pesan-pesan Kamtibmas hingga ke tingkat akar rumput,” ungkapnya.
Kegiatan yang berlangsung hingga sekitar pukul 14.00 WIB tersebut diharapkan mampu meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap Polri, sekaligus memperkuat fondasi sosial dalam menjaga keamanan di Kabupaten Musi Rawas.
Melalui perpaduan aksi kemanusiaan dan pendekatan spiritual ini, Polres Musi Rawas optimistis situasi Kamtibmas di wilayahnya akan tetap terjaga aman, kondusif, dan harmonis. (Ari)
