Pemkab Perkuat Arah Pembangunan 2025–2029, Fokus Kesehatan, Pariwisata, dan Pemberdayaan Desa
PANGANDARAN, global aktual – Pemerintah Kabupaten menegaskan komitmennya untuk melanjutkan program pembangunan secara berkesinambungan dalam periode 2025–2029 di bawah kepemimpinan Bupati H. Winaudatwana dan Wakil Bupati. Arah kebijakan tersebut tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) yang menitikberatkan pada pembangunan berkelanjutan berbasis pariwisata dan penguatan nilai keagamaan.
Dalam pemaparannya, Bupati Pangandaran Citra Pitriyami, SH menjelaskan bahwa visi pembangunan daerah diarahkan pada terwujudnya kawasan wisata yang tidak hanya berkembang secara ekonomi, tetapi juga berlandaskan pendidikan agama dan karakter masyarakat. Visi tersebut dijabarkan ke dalam sejumlah misi, di antaranya peningkatan kualitas pendidikan dan kesehatan, penguatan ekonomi berbasis pariwisata, pembangunan infrastruktur yang berkelanjutan, hingga reformasi birokrasi dan peningkatan kesejahteraan sosial.
Sejumlah indikator makro tahun 2025 menunjukkan capaian positif. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) tercatat mencapai 71,6 persen dan masuk kategori tinggi, meskipun sektor pendidikan masih menjadi perhatian. Pertumbuhan ekonomi juga melampaui rata-rata provinsi dan nasional, yakni sebesar 5,32 persen.
Selain itu, angka kemiskinan mengalami penurunan dari 8,75 persen menjadi 8,03 persen. Tingkat pengangguran berada di angka 1,91 persen, meski mengalami kenaikan akibat bertambahnya angkatan kerja yang belum sepenuhnya diimbangi dengan ketersediaan lapangan pekerjaan.
Di sisi lain, pendapatan asli daerah (PAD) meningkat signifikan dari Rp240 miliar pada 2024 menjadi Rp294 miliar pada 2025. Peningkatan ini didorong oleh optimalisasi pajak dan retribusi daerah serta pemanfaatan teknologi dalam sistem pendapatan.
Untuk tahun 2026, pemerintah daerah menetapkan sejumlah prioritas pembangunan. Di sektor kesehatan, peningkatan kualitas layanan dilakukan melalui pembangunan dan revitalisasi puskesmas agar lebih representatif dan nyaman bagi masyarakat.
Sementara itu, pembangunan infrastruktur terus digenjot, termasuk peningkatan konektivitas jalan, pengairan, serta sarana pendukung lainnya. Di bidang pendidikan, pemerintah berkomitmen meningkatkan akses dan kualitas pendidikan, termasuk mendorong program pendidikan gratis.
Pariwisata tetap menjadi sektor unggulan dengan fokus pada penguatan destinasi, penataan kawasan, serta pemberdayaan pelaku usaha lokal. Pemerintah juga menaruh perhatian besar pada penguatan desa melalui peningkatan insentif, alokasi dana, serta pemberdayaan lembaga desa hingga tingkat RT dan RW.
“Desa merupakan pusat pertumbuhan. Dari desa, pembangunan dimulai. Maka inovasi dan pemberdayaan masyarakat desa menjadi kunci dalam mendorong kemajuan daerah,” ujar salah satu pejabat dalam forum tersebut.
Pemerintah juga mendorong program pemberdayaan ekonomi masyarakat, terutama di tengah adanya pengurangan anggaran dari pemerintah pusat. Skema pembangunan berbasis desa diharapkan mampu menjadi solusi dalam menciptakan lapangan kerja sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Dalam perencanaan pembangunan tahun 2027, pemerintah menekankan pentingnya sinkronisasi antara visi daerah, capaian indikator makro, serta pembelajaran dari program sebelumnya. Sektor kesehatan, pendidikan, infrastruktur, dan pemberdayaan masyarakat tetap menjadi prioritas utama.
Pariwisata Jadi Penggerak Utama
Kabupaten Pangandaran dinilai memiliki potensi besar di sektor pariwisata, mulai dari pantai, sungai, hingga kekayaan budaya dan kuliner. Setiap tahun, kunjungan wisatawan tercatat meningkat antara 15 hingga 25 persen, memberikan dampak signifikan terhadap perekonomian masyarakat.
Pemerintah berharap, pengembangan pariwisata dapat melibatkan seluruh lapisan masyarakat, mulai dari pelaku usaha besar hingga masyarakat kecil, sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara merata.
Dengan berbagai strategi tersebut, pemerintah optimistis pembangunan daerah akan semakin berkualitas dan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan. (Hrs)
