Keterbatasan Ruang Belajar, SDN 13 Manggelewa Harapkan Dukungan Pemerintah untuk Tingkatkan Mutu Pendidikan
Dompu, global aktual – Keterbatasan sarana dan prasarana masih menjadi tantangan dalam dunia pendidikan, seperti yang dialami SDN 13 Manggelewa yang berlokasi di Desa Nusa Jaya, Kecamatan Manggelewa, Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat (NTB).
Sekolah yang berdiri sejak tahun 1983 ini tetap menjalankan kegiatan belajar mengajar meski berada dalam kondisi ruang kelas yang terbatas. Dengan jumlah 188 siswa dan didukung oleh 18 tenaga pengajar, proses pembelajaran harus dilakukan secara tidak ideal, bahkan sebagian siswa terpaksa menumpang di ruang UKS dan rumah dinas guru.
Kepala SDN 13 Manggelewa, Samsiah, S.Pd.SD, pada Kamis (09/04/2026) mengatakan bahwa keterbatasan ruang kegiatan belajar mengajar (RKBM) menjadi kendala utama dalam menjalankan proses pendidikan secara optimal.
“Kami bersama para guru dan siswa tetap berupaya menjalankan kegiatan belajar mengajar dengan semangat, meskipun kondisi ruang belajar sangat terbatas,” ujarnya.
Secara rinci, kondisi pembelajaran saat ini memperlihatkan beberapa kelas harus digabung. Kelas 1 dan 2 masing-masing terdiri dari dua rombongan belajar yang digabung, begitu pula kelas 3. Bahkan, satu rombongan belajar kelas 3 harus menggunakan ruang UKS, sementara kelas 5 juga harus memanfaatkan rumah dinas guru sebagai ruang belajar tambahan.
Situasi ini menunjukkan bahwa kapasitas ruang belajar di sekolah tersebut sudah tidak sebanding dengan jumlah siswa yang terus meningkat. Kondisi tersebut dikhawatirkan dapat mempengaruhi kualitas pembelajaran serta kenyamanan siswa dalam menerima materi pendidikan.

Di sisi lain, Wakil Gubernur NTB, Hj. Indah Dhamayanti Putri, sebelumnya menekankan pentingnya inovasi dalam meningkatkan mutu pendidikan. Ia menyatakan bahwa kepala sekolah harus mampu mengoptimalkan pemanfaatan aset yang ada serta menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab guna meningkatkan kualitas pendidikan.
Menanggapi hal tersebut, pihak SDN 13 Manggelewa mengaku telah berupaya maksimal memanfaatkan fasilitas yang tersedia. Namun, keterbatasan ruang tetap menjadi persoalan utama yang membutuhkan perhatian serius dari pemerintah.
Pihak sekolah bersama dewan guru serta sejumlah tokoh masyarakat setempat berharap adanya perhatian dari pemerintah daerah, provinsi, hingga pusat untuk memberikan solusi nyata, khususnya penambahan ruang kelas baru.
“Kami sangat berharap pemerintah, khususnya Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Kabupaten Dompu, dapat melihat langsung kondisi sekolah kami dan memberikan bantuan pembangunan ruang kelas baru,” harap Samsiah.
Dukungan dari pemerintah dinilai menjadi langkah penting dalam meningkatkan mutu pendidikan serta menciptakan lingkungan belajar yang layak bagi siswa. Dengan adanya penambahan fasilitas, diharapkan proses belajar mengajar di SDN 13 Manggelewa dapat berjalan lebih efektif dan optimal. (Nasaruddin Pers)
