Aktual

Anak Kades Diduga Tabrak Warga hingga Koma di Rejang Lebong, Keluarga Korban Soroti Minimnya Tanggung Jawab

Rejang Lebong, global aktual – Peristiwa kecelakaan lalu lintas yang melibatkan seorang pengendara sepeda motor diduga masih di bawah umur menjadi sorotan publik di Kabupaten Rejang Lebong. Insiden tersebut menyebabkan seorang warga bernama Asikin (Pak Ikin) mengalami luka berat hingga koma.

Peristiwa itu terjadi pada Sabtu malam (Minggu malam), sekitar pukul 20.30 WIB, di Dusun Curup, Desa Tebing Uram, Kecamatan Bermani Ulu, Kabupaten Rejang Lebong. Saat itu, korban tengah berjalan kaki dan hendak menyeberang jalan usai pulang dari rumah tetangga.

Menurut keterangan keluarga, korban sempat memberikan isyarat kepada pengendara yang melintas agar memperlambat laju kendaraan. Namun, sebuah sepeda motor yang melaju dengan kecepatan tinggi justru menabrak korban hingga terpental.

“Korban ditabrak hingga beberapa kali dan langsung tidak sadarkan diri,” ujar salah satu warga yang berada di lokasi kejadian.

Korban kemudian dilarikan ke Rumah Sakit Assalam dalam kondisi kritis dan hingga kini masih menjalani perawatan intensif dalam keadaan koma.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, pengendara motor tersebut diduga merupakan anak dari seorang kepala desa di wilayah setempat dan disebut masih di bawah umur. Dugaan ini memicu reaksi masyarakat karena menyangkut aspek keselamatan dan kepatuhan hukum berlalu lintas.

Pihak keluarga korban mengaku kecewa terhadap sikap pelaku dan keluarganya. Anak korban, Resti, menyebut bahwa awalnya sempat ada komunikasi, namun tidak berlanjut menjadi tanggung jawab nyata.

“Awalnya ada itikad baik, tapi setelah kami melapor ke polisi, mereka tidak menunjukkan tanggung jawab lagi,” ungkap Resti.

Keluarga korban juga menyayangkan tidak adanya permintaan maaf maupun pengakuan kesalahan dari pihak yang diduga sebagai pelaku hingga saat ini.

Kasus ini telah dilaporkan ke pihak kepolisian Polres Rejang Lebong dan kini tengah dalam proses penyelidikan. Pihak keluarga berharap aparat penegak hukum dapat menangani perkara ini secara profesional dan transparan.

Peristiwa ini tidak hanya meninggalkan duka mendalam bagi keluarga korban, tetapi juga memicu perhatian masyarakat luas terkait pentingnya penegakan hukum tanpa pandang bulu.

Keluarga korban berharap keadilan dapat ditegakkan serta menjadi pelajaran bagi semua pihak agar lebih bertanggung jawab dalam berkendara, terutama terkait penggunaan kendaraan oleh anak di bawah umur.

Publik kini menantikan langkah tegas aparat dalam mengungkap fakta dan memastikan proses hukum berjalan sebagaimana mestinya. (Lela)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *