Rety Septika Mengemuka di Bursa Pilkada Musi Rawas, Siap Maju Jika Didukung Masyarakat
MUSI RAWAS, global aktual — Nama Dr. Rety Septika semakin mencuat dalam bursa calon Bupati Musi Rawas menjelang pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) mendatang. Figur perempuan yang dikenal sebagai putri daerah asal Muara Kati ini dinilai memiliki peluang kuat untuk meramaikan kontestasi politik lokal.
Dr. Rety Septika merupakan akademisi sekaligus praktisi hukum yang juga putri dari tokoh hukum H. Nazarudin Hasan. Ia disebut-sebut sebagai salah satu kandidat potensial karena latar belakang pendidikan, pengalaman, serta kedekatannya dengan masyarakat.
Dinamika ini berkembang menjelang Pilkada Musi Rawas yang akan datang, dengan pusat perhatian berada di wilayah Kabupaten Musi Rawas, Sumatera Selatan.
Menguatnya nama Rety tidak lepas dari dorongan sejumlah elemen masyarakat yang menginginkan hadirnya sosok pemimpin baru dengan semangat perubahan. Selain itu, faktor historis dan kultural sebagai keturunan Muara Kati dari garis leluhur Pangeran Lakim turut menjadi nilai tambah di mata publik.
Menanggapi hal tersebut, Rety tidak menutup kemungkinan untuk maju dalam Pilkada. Namun, ia menegaskan bahwa keputusan tersebut bukan dilandasi ambisi pribadi, melainkan panggilan untuk mengabdi kepada masyarakat, Senin (13/04/2026).
“Jika memang masyarakat Musi Rawas mendukung dan keluarga besar merestui, saya siap maju demi tujuan yang baik,” ujarnya.
Rety juga menekankan pentingnya kepemimpinan yang mampu mengintegrasikan nilai-nilai kearifan lokal dengan pembangunan modern guna mendorong kemajuan daerah.
Restu keluarga menjadi salah satu faktor penting dalam langkah politiknya. Sang ayah, H. Nazarudin Hasan, secara terbuka menyatakan dukungan terhadap putrinya selama bertujuan untuk kepentingan masyarakat luas.
“Sebagai orang tua, tentu saya merestui jika tujuannya untuk kebaikan,” katanya.
Munculnya nama Dr. Rety Septika dinilai memberi warna baru dalam peta politik Musi Rawas. Publik kini menanti kepastian langkah politiknya, apakah benar akan maju dalam Pilkada atau masih menunggu momentum yang tepat, seiring terus menguatnya dukungan dari masyarakat dan keluarga. (Ari)
