TNI Polri

Kapolres Pangandaran Pimpin Pengamanan Aksi Warga Bungur Raya, Dua Perangkat Desa Diberhentikan

Pangandaran, global aktual – Kepolisian Resor Pangandaran mengerahkan pengamanan penuh dalam aksi unjuk rasa dan audiensi yang digelar ratusan warga Desa Bungur Raya, Kecamatan Langkaplancar, Kabupaten Pangandaran, Kamis (22/1/2026). Aksi yang menuntut pemberhentian oknum perangkat desa tersebut berlangsung tertib dan berakhir kondusif.

Sekitar 200 warga yang tergabung dalam Forum Masyarakat Peduli Desa Bungur Raya mendatangi Kantor Desa setempat sejak pagi hari. Mereka menyuarakan tuntutan agar pemerintah desa bersikap tegas terhadap dugaan pelanggaran moral dan tindakan asusila yang diduga dilakukan oleh oknum perangkat desa, yang dinilai mencederai nilai agama serta nama baik desa.

Kapolres Pangandaran, AKBP Ikrar Potawari, S.H., S.I.K., M.Si., turun langsung memimpin pengamanan guna memastikan kegiatan penyampaian aspirasi masyarakat berjalan aman dan sesuai ketentuan hukum. Pengamanan dilakukan secara humanis dengan mengedepankan pendekatan persuasif.

“Kami hadir untuk menjamin hak masyarakat dalam menyampaikan pendapat tetap terlindungi, sekaligus menjaga situasi kamtibmas agar tetap aman dan kondusif. Syukur alhamdulillah, seluruh rangkaian aksi dan audiensi berlangsung lancar,” ujar AKBP Ikrar di sela kegiatan.

Aksi dilanjutkan dengan audiensi terbuka yang dihadiri unsur Forkopimcam Langkaplancar. Dalam forum tersebut, Kepala Desa Bungur Raya, Halim, menyatakan menerima tuntutan masyarakat. Berdasarkan rekomendasi Camat Langkaplancar, Pemerintah Desa Bungur Raya resmi memberhentikan dua orang perangkat desa karena pelanggaran kode etik asusila.

Kedua perangkat desa yang diberhentikan masing-masing berinisial AS selaku Kasi Pemerintahan dan AAS sebagai Staf Urusan Umum. Salah satu dari mereka juga telah menandatangani surat pengunduran diri sebagai bentuk tanggung jawab moral dan untuk menjaga stabilitas pemerintahan desa.
Keputusan tersebut disambut positif oleh massa aksi. Setelah penyampaian hasil audiensi, warga membubarkan diri secara tertib di bawah pengawalan aparat kepolisian.

Kapolres Pangandaran menegaskan komitmen Polri dalam menjalankan tugas pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat secara profesional, transparan, dan akuntabel demi mewujudkan situasi Pangandaran yang aman dan kondusif. (Hrs)

Sumber: Humas Polres Pangandaran, Polda Jawa Barat

Please follow and like us:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Enjoy this blog? Please spread the word :)