Harga Bahan Pokok di Pasar Atas Curup Terpantau Stabil
Curup, Bengkulu – Harga sejumlah bahan pokok di Pasar Atas Curup, Kecamatan Curup Tengah, Kabupaten Rejang Lebong, terpantau stabil berdasarkan hasil survei lapangan yang dilakukan pada Minggu (1/2/2026).
Stabilnya harga kebutuhan pokok tersebut memberikan harapan bagi masyarakat agar daya beli tetap terjaga serta kebutuhan rumah tangga dapat terpenuhi dengan baik.
Hasil pemantauan menunjukkan beberapa komoditas utama masih berada pada harga yang relatif normal. Cabe rawit tercatat dijual dengan harga Rp55.000 per kilogram, sementara cabe merah kriting berada di angka Rp40.000 per kilogram. Selain itu, harga sayuran lainnya seperti wortel dipasarkan seharga Rp8.000 per kilogram, terong Rp5.000 per kilogram, dan tomat Rp12.000 per kilogram.
Komoditas sayuran daun juga masih berada pada kisaran harga stabil. Sawi manis dan kol masing-masing dijual dengan harga Rp8.000 per kilogram. Harga tersebut dinilai tidak mengalami lonjakan signifikan dibandingkan pekan sebelumnya, sehingga aktivitas jual beli di pasar tradisional tersebut tetap berjalan normal.
Sejumlah pedagang di Pasar Atas Curup menyebutkan kestabilan harga dipengaruhi oleh pasokan bahan pokok yang masih lancar dari daerah pemasok. Selain itu, kondisi cuaca yang relatif mendukung juga berperan dalam menjaga ketersediaan hasil pertanian, khususnya komoditas sayuran.
“Pasokan masih lancar, jadi harga tidak mengalami kenaikan yang signifikan. Pembeli juga masih ramai seperti biasa,” ujar salah satu pedagang sayur di Pasar Atas Curup.
Sementara itu, masyarakat mengaku bersyukur harga bahan pokok masih terjangkau. Menurut para pembeli, kestabilan harga sangat membantu dalam mengatur pengeluaran kebutuhan rumah tangga, terutama di tengah kondisi ekonomi yang menuntut efisiensi belanja.
Pemerintah daerah melalui instansi terkait juga terus melakukan pemantauan harga serta memastikan distribusi bahan pokok tetap lancar. Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya mengantisipasi potensi lonjakan harga yang biasanya dipicu oleh gangguan distribusi maupun perubahan cuaca ekstrem.
Dengan kondisi harga yang relatif stabil saat ini, diharapkan situasi pasar tetap kondusif dan mampu menjaga keseimbangan antara pasokan dan permintaan. Pemerintah serta para pelaku usaha juga diimbau terus menjaga stabilitas distribusi agar kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi secara berkelanjutan. (Lela)

