Parlemen

Musrenbang RPJPD Pangandaran 2027 Tekankan Sinkronisasi Kebijakan dan Penguatan Karakter di Tengah Arus Pariwisata

PANGANDARAN, Pangandaran – Pemerintah Kabupaten Pangandaran menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) dalam rangka penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) Tahun 2027 pada Rabu, 8 April 2026 bertempat di aula Supan Sastrawijaya SMPN 1 Pangandaran. Forum ini mengusung tema “Akselerasi Perekonomian Berbasis Pariwisata” dengan menitikberatkan pada sinergi kebijakan serta penguatan karakter masyarakat.

Dalam sambutannya, Ketua DPRD Pangandaran Asep Noordin menegaskan bahwa pembangunan sektor pariwisata harus berjalan beriringan dengan penguatan nilai-nilai pendidikan agama dan karakter. Hal ini dinilai penting sebagai benteng bagi masyarakat, khususnya generasi muda, dalam menghadapi pengaruh budaya luar yang masuk seiring berkembangnya sektor pariwisata di Pangandaran.

“Pendidikan agama dan karakter harus menjadi pagar bagi masyarakat dan anak-anak kita, agar mampu menyaring pengaruh budaya luar yang masuk melalui pariwisata,” ujarnya di hadapan peserta forum.

Selain itu, dalam kegiatan tersebut juga disampaikan pentingnya penyelarasan dan sinkronisasi arah kebijakan pembangunan antara pemerintah daerah, provinsi, hingga nasional. Tanpa adanya keselarasan tersebut, akselerasi pembangunan dinilai tidak akan berjalan optimal.

“Tanpa penyelarasan dan sinkronisasi, akselerasi hanya akan menjadi slogan. Namun jika kebijakan selaras dari pusat hingga daerah, maka percepatan pembangunan bisa benar-benar terwujud,” tambahnya.

Forum Musrenbang ini turut menghadirkan narasumber dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat yang memaparkan arah kebijakan pembangunan provinsi. Dalam pemaparan tersebut ditekankan bahwa integrasi perencanaan lintas level pemerintahan menjadi kunci keberhasilan pembangunan daerah.

Lebih lanjut, peserta juga diingatkan pentingnya mengenali kondisi daerah secara objektif, termasuk mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan yang dimiliki. Dengan demikian, strategi pembangunan ke depan dapat disusun secara tepat sasaran dan adaptif terhadap tantangan global.

Sebagai bagian dari rangkaian acara, hadir pula narasumber utama, Prof. Dr. Bambang Hermanto, MSI, seorang guru besar di bidang bisnis pariwisata. Kehadirannya diharapkan mampu memberikan perspektif akademis dan praktis dalam merumuskan arah pembangunan pariwisata Pangandaran yang berdaya saing global.

Melalui forum diskusi, pemaparan kebijakan, serta penekanan pada sinkronisasi lintas pemerintah dan penguatan karakter masyarakat.

Pemerintah Kabupaten Pangandaran berharap hasil Musrenbang ini mampu menghasilkan perencanaan pembangunan yang komprehensif, selaras dengan kebijakan nasional dan provinsi, serta tetap menjaga identitas dan nilai-nilai lokal di tengah pesatnya perkembangan pariwisata. (Hrs)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *