Polisi Gagalkan Peredaran 2 Kilogram Sabu di Musi Rawas, Pelaku Sempat Coba Kelabui Petugas
MUSI RAWAS, global aktual – Satuan Reserse Narkoba Polres Musi Rawas kembali mencatat keberhasilan dalam memberantas peredaran narkotika dengan menangkap seorang bandar sabu yang membawa barang bukti seberat 2 kilogram. Penangkapan tersebut dilakukan setelah pelaku berupaya mengelabui petugas dengan mengganti pakaian dan kendaraan yang digunakannya.
Kasat Narkoba Polres Musi Rawas, Sabtu (09/05/2026) menjelaskan, pelaku berhasil diamankan berkat kejelian anggota di lapangan saat melakukan penyelidikan dan pengintaian terhadap aktivitas tersangka. Meski sempat berusaha menghilangkan jejak, aparat tetap berhasil melakukan penangkapan tanpa perlawanan berarti.
“Pelaku sempat mengganti pakaian dan sepeda motor untuk mengelabui petugas. Namun anggota kami tetap berhasil mengidentifikasi dan mengamankan tersangka,” ujar Kasat Narkoba.
Dari tangan tersangka, polisi menyita sabu seberat 2 kilogram yang diduga akan diedarkan di wilayah Musi Rawas dan sekitarnya. Barang haram tersebut diperkirakan dapat merusak ribuan generasi muda apabila berhasil beredar di masyarakat.
Kapolres Musi Rawas menegaskan, keberhasilan pengungkapan kasus ini merupakan bentuk komitmen kepolisian dalam memerangi peredaran gelap narkotika di wilayah hukum Musi Rawas. Ia menyebut, sejak awal tahun 2026 pihaknya telah mengungkap puluhan kasus narkoba berkat dukungan masyarakat.
“Sejak awal tahun 2026, kami telah berhasil mengungkap 33 laporan polisi kasus narkotika. Dengan diamankannya 2 kilogram sabu ini, sekitar 10 ribu jiwa berhasil diselamatkan dari ancaman penyalahgunaan narkoba,” tegas Kapolres.
Atas perbuatannya, tersangka dijerat dengan Pasal 609 ayat (2) huruf a KUHP juncto Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana, dengan ancaman hukuman maksimal penjara seumur hidup.
Kapolres juga menyampaikan apresiasi kepada masyarakat Kabupaten Musi Rawas yang selama ini aktif memberikan informasi terkait peredaran narkotika. Menurutnya, kerja sama antara masyarakat dan aparat penegak hukum menjadi kunci penting dalam upaya pemberantasan narkoba.
“Narkoba adalah musuh bersama. Kami mengucapkan terima kasih kepada masyarakat yang telah membantu kepolisian dalam memberikan informasi sehingga peredaran narkotika dapat ditekan,” pungkasnya. (Sp)
