Wagub Jabar Pasang Target Tinggi, Sindangrasa Ciamis Dibidik Juara Nasional
CIAMIS, globalaktual.my – Harapan Kelurahan Sindangrasa, Kabupaten Ciamis, meraih gelar juara pertama dalam penilaian kelurahan terbaik tingkat nasional 2026 semakin terbuka. Wakil Gubernur Jawa Barat Erwan Setiawan bahkan optimistis Sindangrasa mampu membawa pulang predikat terbaik sekaligus mengharumkan nama Jawa Barat.
Optimisme itu disampaikan Erwan setelah menyaksikan langsung pemaparan Kelurahan Sindangrasa dalam tahapan penilaian tingkat nasional, Kamis (08/10/2026).
“Saya yakin, insya Allah Kelurahan Sindangrasa Kabupaten Ciamis ini bisa menjadi juara pertama tingkat nasional,” kata Erwan.
Menurutnya, materi yang dipaparkan menunjukkan sejumlah keunggulan Sindangrasa, terutama dalam pemberdayaan masyarakat dan semangat gotong royong.
Setelah sebelumnya perwakilan Jawa Barat berhasil menjadi juara di tingkat provinsi, Erwan berharap prestasi tersebut kembali berlanjut pada kompetisi tingkat nasional tahun ini.
Dukungan Pemerintah Provinsi Jawa Barat terhadap Kelurahan Sindangrasa juga disebut cukup besar. Pemprov Jabar telah memberikan bantuan stimulan sekitar Rp9 miliar untuk mendukung pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
“Kami sangat mendukung sekali. Kami juga sudah memberikan stimulasi Rp9 miliar untuk Kelurahan Sindangrasa ini. Saya berharap stimulasi tersebut bisa dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk kesejahteraan masyarakat,” ujar Erwan.
Namun, bagi Erwan, kekuatan Sindangrasa bukan hanya terletak pada dukungan anggaran. Semangat gotong royong dan kepedulian sosial masyarakat dinilai menjadi modal penting dalam menghadapi penilaian tingkat nasional.
Ia mencontohkan, sepanjang 2025 masyarakat Sindangrasa mampu mengumpulkan dana sekitar Rp283 juta melalui penggalangan secara swadaya dari rumah ke rumah.
Lurah Sindangrasa Derry Yusman mengatakan dukungan pemerintah terhadap wilayahnya menjadi energi tambahan dalam menghadapi penilaian nasional.
Menurut Derry, bantuan stimulan Rp9 miliar tersebut merupakan dukungan pemerintah yang pengelolaannya melalui kas daerah.
“Support dari provinsi memang sangat luar biasa. Tadi disampaikan oleh Wakil Gubernur Jawa Barat, bantuan stimulan Rp9 miliar. Bantuan tersebut masuk ke kas daerah, berbeda dengan desa yang masuk ke kas desa,” jelasnya.
Derry juga mengapresiasi kehadiran Wakil Gubernur Jawa Barat dalam proses penilaian. Selain itu, Bupati Ciamis, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Ciamis, serta sejumlah pimpinan organisasi perangkat daerah turut memberikan dukungan.
Ia menyebut penilaian mencakup sejumlah aspek, mulai dari pelayanan dasar dan umum, kesehatan, pendidikan, aktivitas masyarakat, lingkungan hidup hingga sosial.
Namun, Derry menegaskan keunggulan utama Sindangrasa justru terletak pada kekuatan masyarakat.
“Kalau kota-kota besar mereka mengandalkan anggaran yang besar dan alat-alat yang canggih. Tapi kita tidak. Kita punya masyarakat. Apa pun programnya, mau kebersihan, ketahanan pangan, kesehatan, pendidikan, dengan masyarakat pasti kita bisa,” katanya.
Derry mengungkapkan, keterlibatan masyarakat tersebut tidak dibangun secara instan. Sejak awal menjabat sebagai lurah, ia memilih membangun komunikasi dan kedekatan dengan warga terlebih dahulu.
Ia mengaku memperkenalkan dirinya kepada masyarakat sebagai bagian dari warga yang ikut hidup dan bekerja bersama mereka, bukan sekadar sebagai pejabat kelurahan.
“Saya memperkenalkan diri kepada masyarakat bahwa saya di sini menumpang hidup, bukan sebagai lurah. Karena mereka tidak memilih saya sebagai lurah, saya dipilih langsung oleh bupati,” ungkapnya.
Menurut Derry, pendekatan tersebut menjadi salah satu kunci tumbuhnya rasa empati dan kepedulian masyarakat terhadap berbagai program kelurahan.
“Ketika kesan pertama baik dengan masyarakat, tentunya masyarakat akan ada rasa empati kepada saya dan mereka mau membantu program-program Kelurahan Sindangrasa,” pungkasnya.
Kini, dengan dukungan Pemprov Jabar, Pemkab Ciamis, serta kekuatan gotong royong masyarakat, Kelurahan Sindangrasa membawa misi besar: menjadikan Ciamis sebagai wakil Jawa Barat yang mampu merebut juara pertama kelurahan terbaik tingkat nasional 2026. (RIS)
