Warga Tanam Pohon Pisang di Jalan Rusak, Desak Perbaikan Jalan Poros Tolo–Malakaji di Jeneponto
JENEPONTO, global aktual – Warga di Kecamatan Kelara, Kabupaten Jeneponto, menanam pohon pisang di ruas jalan poros Tolo–Malakaji sebagai bentuk protes terhadap kondisi jalan rusak yang tak kunjung diperbaiki oleh pemerintah. Aksi ini dilakukan pada Minggu (26/4/2026) sekitar pukul 13.00 WITA di titik jalan rusak wilayah Camba Jawa.
Aksi tanam pohon pisang tersebut menjadi sorotan karena mencerminkan kekecewaan masyarakat terhadap pemerintah, khususnya Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dan Pemerintah Kabupaten Jeneponto.
Salah seorang warga Kelara yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan, kondisi jalan rusak tersebut telah berlangsung lama dan sangat mengganggu aktivitas masyarakat, terutama pengguna kendaraan roda dua dan roda empat.
“Setiap tahun kami membayar pajak, tapi jalan provinsi ini tidak pernah diperhatikan. Sudah puluhan tahun, bahkan sekitar 30 tahun, belum ada perbaikan signifikan,” ujarnya.
Menurut warga, jalan tersebut merupakan akses vital yang setiap hari dilalui masyarakat untuk berbagai keperluan, termasuk aktivitas ekonomi. Namun hingga kini, kerusakan jalan dinilai semakin parah dan membahayakan pengguna jalan.
Warga juga menyebut bahwa pihak pemerintah provinsi sebelumnya telah melakukan pengukuran terhadap jalan rusak tersebut. Namun, hingga saat ini belum ada kepastian terkait waktu pelaksanaan perbaikan.
“Katanya mau diperbaiki bulan April, ada juga yang bilang bulan Oktober, tapi sampai sekarang belum ada kejelasan. Karena itu kami tanami pohon pisang supaya pemerintah benar-benar memperhatikan kondisi ini,” lanjutnya.
Masyarakat Kelara berharap adanya sinergi antara Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dan Pemerintah Kabupaten Jeneponto untuk segera mengambil langkah konkret dalam memperbaiki jalan tersebut.
Warga menegaskan, aksi ini merupakan bentuk aspirasi sekaligus desakan agar pemerintah segera turun tangan memberikan solusi nyata demi keselamatan dan kenyamanan masyarakat pengguna jalan. (Ikbal Nakku)
