Kepala Dapur SPPG Baregbeg Disorot, Dugaan Jarang Masuk Kerja Jadi Perhatian Relawan dan Karyawan
CIAMIS, globalaktual.my – Operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Dapur Sehat di Desa Baregbeg, Kecamatan Baregbeg, Kabupaten Ciamis, menjadi perhatian setelah muncul dugaan bahwa kepala dapur berinisial P jarang hadir menjalankan tugas. Informasi tersebut disampaikan sejumlah relawan dan karyawan kepada awak media pada Jumat (17/7/2026).
Berdasarkan hasil konfirmasi di lokasi, seorang karyawan yang meminta identitasnya tidak dipublikasikan menyebutkan bahwa kepala dapur diduga sudah sekitar satu bulan tidak aktif masuk kerja. Padahal, sesuai tugas dan tanggung jawabnya, kepala dapur berkewajiban hadir selama jam operasional untuk memastikan seluruh kegiatan pelayanan berjalan sesuai ketentuan.
“Seharusnya kepala dapur hadir untuk memberikan arahan, melakukan pengawasan, dan memastikan seluruh kegiatan operasional berjalan dengan baik, bukan justru tidak menjalankan tugas sebagaimana mestinya,” ujar salah seorang karyawan kepada awak media.
Menurut para karyawan, keberadaan kepala dapur sangat penting karena bertugas mengoordinasikan relawan dan tenaga kerja, mengawasi proses pengolahan makanan, menjaga standar kebersihan dapur, serta memastikan kualitas makanan yang disalurkan kepada penerima manfaat sesuai prosedur yang berlaku.
Dalam mekanisme kerja SPPG, kepala dapur juga memiliki tanggung jawab untuk membagi tugas kepada karyawan, melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan pekerjaan, menjaga disiplin kerja, serta menciptakan koordinasi yang baik agar pelayanan program pemenuhan gizi tetap berjalan optimal.
Sejumlah relawan berharap persoalan tersebut mendapat perhatian dari pihak yang berwenang sehingga pelayanan kepada masyarakat tidak terganggu. Mereka menilai kehadiran kepala dapur merupakan bagian penting dalam menjaga kualitas dan efektivitas operasional dapur sehat.
Sementara itu, awak media juga telah berupaya meminta konfirmasi kepada Koordinator Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Wilayah Kabupaten Ciamis, Eggy Armand Ramdani, melalui pesan WhatsApp pada Jumat (17/7/2026). Namun hingga berita ini diterbitkan, belum ada tanggapan maupun keterangan resmi yang diberikan terkait dugaan tersebut.
Berita ini disusun berdasarkan hasil konfirmasi di lapangan dan keterangan narasumber. Apabila terdapat penjelasan atau klarifikasi dari pihak Koordinator SPPG Kabupaten Ciamis maupun kepala dapur yang bersangkutan, redaksi akan memuatnya sebagai bagian dari pemberitaan yang berimbang sesuai kaidah jurnalistik. (DeIr)
