KKN UGM Gelar Pentas Budaya dan Perpisahan di Desa Kassi, Pererat Kebersamaan dengan Masyarakat
JENEPONTO, globalaktual.my – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Gadjah Mada (UGM) menggelar kegiatan pentas budaya yang dirangkaikan dengan acara perpisahan bersama masyarakat Desa Kassi, Kecamatan Rumbia, Kabupaten Jeneponto, Jumat (7/8/2026) siang.
Kegiatan yang berlangsung di Lapangan Desa Kassi sekitar pukul 14.00 WITA tersebut dihadiri Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Kabupaten Jeneponto, didampingi Camat Rumbia, Kepala Desa Kassi, Murniati, serta masyarakat setempat. Acara juga dimeriahkan dengan pertandingan sepak takraw sebagai bagian dari rangkaian program kerja mahasiswa KKN UGM.
Kepala Desa Kassi, Murniati, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya gelar budaya yang diinisiasi mahasiswa KKN UGM. Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan hasil kerja sama yang baik antara mahasiswa dan Pemerintah Desa Kassi.
“Alhamdulillah, gelar budaya yang dilaksanakan rekan-rekan mahasiswa KKN UGM dapat berjalan dengan baik. Kami berharap kegiatan ini memberikan manfaat bagi masyarakat Desa Kassi sekaligus menjadi bukti nyata pengabdian mahasiswa kepada masyarakat,” ujar Murniati.
Ia menambahkan, selain menjadi ajang pelestarian budaya, kegiatan tersebut juga menjadi wadah mempererat hubungan antara mahasiswa dengan warga desa. Pertandingan sepak takraw yang digelar turut mendapat antusiasme masyarakat sebagai bagian dari program kerja KKN.
Lebih lanjut, Murniati mengatakan Pemerintah Desa Kassi mendukung penuh seluruh kegiatan mahasiswa KKN UGM selama menjalankan pengabdian di desa. Menurutnya, berbagai program yang telah dilaksanakan memberikan dampak positif bagi masyarakat.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh mahasiswa KKN UGM atas dedikasi dan karya nyata yang telah diberikan selama berada di Desa Kassi. Semoga apa yang telah dilakukan dapat menjadi pengalaman berharga bagi mahasiswa dan membawa manfaat bagi masyarakat,” tuturnya.
Acara ditutup dengan kegiatan perpisahan antara mahasiswa KKN UGM dan masyarakat Desa Kassi sebagai penanda berakhirnya masa pengabdian mahasiswa di desa tersebut. (Ikbal Nakku)
