Nusantara

160 Becak Listrik Bantuan Presiden Diserahkan, Pengemudi Lansia di Ciamis Diharapkan Lebih Ringan Bekerja

CIAMIS, globalaktual.my – Sebanyak 160 unit becak listrik bantuan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto diserahkan kepada para pengemudi becak di Kabupaten Ciamis, Jawa Barat. Bantuan tersebut diberikan secara gratis sebagai upaya meringankan beban fisik pengemudi, khususnya mereka yang telah berusia lanjut dan masih menggantungkan penghasilan dari pekerjaan sebagai pengemudi becak.

Penyerahan bantuan secara simbolis dilakukan oleh Bupati Ciamis Herdiat Sunarya bersama Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional (YGSN) di Aula PKK Ciamis, Minggu (6/9/2026).

Program tersebut menyasar para pengemudi becak yang diharapkan dapat memanfaatkan kendaraan listrik itu untuk menunjang aktivitas ekonomi sehari-hari. Penggunaan tenaga listrik dinilai dapat mengurangi kebutuhan tenaga fisik dibandingkan becak konvensional.

Bupati Ciamis Herdiat Sunarya menyampaikan apresiasi kepada Presiden Prabowo Subianto atas perhatian yang diberikan kepada para pengemudi becak.

Menurut Herdiat, bantuan tersebut menjadi salah satu bentuk kepedulian pemerintah terhadap masyarakat yang masih bekerja keras untuk memenuhi kebutuhan keluarga melalui profesi sebagai pengemudi becak.

“Dengan adanya bantuan becak listrik ini diharapkan bisa lebih menghemat tenaga, khususnya bagi mereka yang sudah berusia 55 tahun ke atas,” ujar Herdiat.

Ia mengatakan, pekerjaan sebagai pengemudi becak membutuhkan tenaga fisik yang cukup besar. Karena itu, keberadaan becak listrik diharapkan dapat membantu para pengemudi tetap produktif tanpa harus mengeluarkan tenaga sebesar saat menggunakan becak konvensional.

Herdiat juga mengingatkan para penerima agar menjaga dan merawat bantuan tersebut dengan baik. Becak listrik yang diterima diharapkan dapat dimanfaatkan dalam jangka panjang sebagai sarana untuk menopang penghasilan dan meningkatkan kesejahteraan keluarga.

Ia menegaskan, becak listrik tersebut tidak boleh diperjualbelikan, digadaikan maupun dipindahtangankan kepada pihak lain.

“Jangan dijual, jangan digadaikan dan jangan dipindahtangankan. Betul-betul diperhatikan sehingga bisa membantu kehidupan bapak-bapak semua,” tegasnya.

Selain digunakan sebagai sarana transportasi, Herdiat mendorong para penerima memanfaatkan becak listrik sebagai penunjang usaha. Dengan kendaraan yang lebih mudah dioperasikan, para pengemudi diharapkan mampu bekerja lebih optimal sehingga berdampak terhadap peningkatan pendapatan keluarga.

Sementara itu, perwakilan Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional, Mayjen TNI (Purn) Firman Dahlan, mengatakan bantuan becak listrik tersebut merupakan bagian dari program bantuan Presiden yang disalurkan kepada masyarakat di berbagai daerah di Indonesia.

Firman menjelaskan, gagasan pemberian bantuan tersebut telah direncanakan jauh sebelum Prabowo Subianto menjabat sebagai Presiden. Program itu ditujukan sebagai bentuk perhatian kepada masyarakat lanjut usia yang masih harus bekerja untuk memenuhi kebutuhan hidup.

Menurut Firman, kehadiran negara di tengah masyarakat tidak hanya diwujudkan melalui kebijakan, tetapi juga melalui bantuan yang manfaatnya dapat dirasakan secara langsung.

Ia berharap becak listrik yang disalurkan kepada para pengemudi di Ciamis dapat meningkatkan semangat dan produktivitas mereka dalam bekerja.

Dengan diserahkannya 160 unit becak listrik tersebut, para pengemudi di Kabupaten Ciamis diharapkan dapat bekerja dengan beban fisik yang lebih ringan sekaligus memiliki peluang meningkatkan pendapatan. Bantuan itu pun diharapkan memberikan dampak nyata terhadap kesejahteraan para pengemudi dan keluarganya.  (A H)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *