Tanpa Pelatih dari Luar, MTsN 15 Ciamis Antar Pranaja Juara 1 OMI Sains Matematika
CIAMIS, globalaktual.my — Keterbatasan anggaran bukan menjadi penghalang bagi MTsN 15 Ciamis untuk mencetak prestasi akademik. Dengan mengandalkan kemampuan guru internal, madrasah tersebut berhasil mengantarkan Pranaja Muhammad Aryasatya meraih Juara 1 OMI Sains tingkat Kabupaten Ciamis bidang Matematika.
Prestasi tersebut menjadi bukti bahwa pembinaan siswa berprestasi tidak selalu harus dilakukan dengan mendatangkan pembimbing dari luar sekolah. MTsN 15 Ciamis justru memilih memaksimalkan potensi guru yang dimiliki.
Kepala MTsN 15 Ciamis, Ook Muharawati, S.Pd., M.Pd., mengatakan Pranaja mendapat pembinaan intensif selama dua minggu menjelang pelaksanaan OMI Sains tingkat Kabupaten Ciamis.
Pembinaan dilakukan setiap hari di sekolah dan ditangani langsung oleh guru matematika. Tidak ada pembimbing khusus dari luar yang dilibatkan dalam persiapan tersebut.
“Persiapannya dua minggu, setiap hari. Tidak melibatkan dari luar, jadi dia dibimbing sama gurunya, guru matematikanya. Kami memaksimalkan yang ada saja,” ujar Ook saat ditemui di ruang kepala MTsN 15 Ciamis, Senin (14/9/2026).
Menurutnya, keputusan memaksimalkan pembimbing internal tidak terlepas dari persoalan efisiensi anggaran. Meski demikian, pihak madrasah tetap optimistis guru yang ada mampu memberikan pembinaan secara maksimal.
Ook bahkan membuka peluang penguatan pembinaan melalui forum MGMP Matematika. Menurutnya, kolaborasi antarguru matematika dapat menjadi salah satu cara memperkuat persiapan siswa menghadapi kompetisi pada jenjang yang lebih tinggi.
“Kalau misalnya nanti di MGMP Matematika, mungkin bisa bersama-sama membimbing anak-anak. Dari kita untuk kita,” katanya.
Keberhasilan Pranaja meraih juara pertama bukan sesuatu yang muncul secara tiba-tiba. Menurut Ook, potensi siswa tersebut telah terlihat sejak masih duduk di bangku sekolah dasar.
Pranaja diketahui telah sering mengikuti olimpiade maupun berbagai perlombaan. Ketertarikannya terhadap matematika juga menjadi salah satu indikator yang membuat pihak madrasah melihat adanya potensi besar dalam diri siswa tersebut.
“Memang sudah kelihatan potensinya. Dari SD dia sering ikut olimpiade, sering ikut lomba-lomba. Anak yang ikut olimpiade itu memang berbeda dengan anak yang biasa tes. Jadi memang harus punya potensi dan ketertarikan,” jelasnya.
Setelah masuk MTsN 15 Ciamis, potensi tersebut semakin terlihat. Sejak kelas VII, Pranaja dinilai sudah memiliki keberanian untuk bersaing dalam berbagai kegiatan kompetisi.
Ook menyebut Pranaja tidak hanya memiliki kemampuan di bidang matematika, tetapi juga menunjukkan prestasi dalam berbagai kegiatan lainnya.
“Alhamdulillah, anak ini sudah terlihat sejak kelas 7. Dia berani bersaing. Di berbagai event juga sering juara, termasuk matematika,” ungkapnya.
Raihan Juara 1 OMI Sains tingkat Kabupaten Ciamis kini menjadi modal bagi Pranaja untuk melangkah ke tingkat Provinsi.
Ook mengatakan persiapan menuju tingkat provinsi tentu membutuhkan perhatian lebih. Namun, pihak madrasah tetap akan berupaya mengoptimalkan kemampuan internal sembari melihat kemungkinan adanya penguatan pembinaan melalui jejaring guru matematika.
Bagi MTsN 15 Ciamis, prestasi Pranaja juga menjadi gambaran bahwa potensi siswa di madrasah dapat berkembang ketika mendapatkan pembinaan yang sesuai dengan bakat dan minatnya.
“Kami masih percaya pembimbing di dalam juga mampu. Kecuali kalau nanti ada kesempatan melalui MGMP Matematika untuk memperkuat persiapan, tentu akan lebih baik,” tuturnya.
Keberhasilan tersebut sekaligus mempertegas pentingnya pemetaan potensi siswa sejak awal. Bagi madrasah, siswa yang memiliki minat dan bakat di bidang tertentu tidak cukup hanya diberikan pembelajaran reguler, tetapi perlu diarahkan melalui pembinaan dan pengalaman berkompetisi.
Dengan Pranaja sebagai Juara 1 OMI Sains Matematika tingkat Kabupaten Ciamis, MTsN 15 Ciamis kini menatap persaingan di tingkat Provinsi dengan modal prestasi, pembinaan internal, serta potensi siswa yang telah ditempa sejak bangku sekolah dasar. (AH)
