Kapolres Rejang Lebong Sidak Pos Pengamanan Operasi Ketupat 2026, Pastikan Pelayanan Maksimal untuk Masyarakat
Curup, Rejang Lebong, global aktual – Menandai dimulainya Operasi Ketupat 2026, Kapolres Rejang Lebong AKBP Florentus Situngkir, S.I.K., M.H., melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah pos pengamanan dan pos pelayanan di wilayah hukumnya pada Jumat siang (13/03/2026).
Sidak tersebut dilakukan untuk memastikan kesiapan personel kepolisian dalam memberikan pelayanan, pengamanan, serta pengawasan kepada masyarakat selama masa mudik dan libur Idul Fitri.
Dalam kegiatan tersebut, Kapolres didampingi Wakapolres Rejang Lebong Kompol Risdianta, S.H., M.H., bersama jajaran pejabat utama (PJU) Polres Rejang Lebong.
Mereka meninjau beberapa titik strategis, di antaranya Pos Terpadu Pasar Bang Mego, Pos Pengamanan (Pospam) Tebing Suban, serta Pospam Danau Mas Harun Bastari.
Kapolres menegaskan bahwa keberadaan pos pengamanan bukan sekadar simbol kehadiran aparat kepolisian, tetapi menjadi pusat pelayanan bagi masyarakat, khususnya para pemudik dan pengunjung objek wisata.
Melalui Kasi Humas Polres Rejang Lebong AKP M. Hasan Basri, S.H., Kapolres menyampaikan tiga poin utama yang harus diperhatikan oleh seluruh personel yang bertugas di lapangan.
Pertama, personel diminta mengedepankan pelayanan prima dengan sikap humanis dalam membantu masyarakat maupun pemudik yang membutuhkan bantuan.
Kedua, seluruh anggota harus tetap siaga dan memastikan pos pengamanan tidak dalam keadaan kosong dengan pengaturan jadwal istirahat secara bergantian. Ketiga, kebersihan dan kerapian pos harus dijaga sebagai bentuk representasi profesionalisme institusi Polri.
“Kami ingin memastikan bahwa kehadiran Polri benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Kenyamanan dan keamanan warga menjadi prioritas, dimulai dari kesiapan personel hingga kebersihan pos yang ditempati,” ujar Kapolres melalui Kasi Humas.
Memasuki hari pertama pelaksanaan Operasi Ketupat 2026, situasi di sejumlah titik pemantauan di wilayah Rejang Lebong terpantau aman dan kondusif. Pengamanan di objek wisata, pusat keramaian, serta jalur lalu lintas utama diharapkan mampu menekan potensi gangguan keamanan sekaligus menjamin kelancaran arus mudik dan aktivitas masyarakat selama perayaan Idul Fitri. (Lela)
