Setahun Fokus Mengurus KUD Minasari, Jeje Wiradinata Perkuat Ekonomi Nelayan
PANGANDARAN, global aktual – Mantan Bupati Pangandaran, Jeje Wiradinata, berkomitmen untuk terus memberikan manfaat bagi masyarakat melalui berbagai kebijakan dan program yang dijalankan selama masa kepemimpinannya di KUD Minasari.
Dalam refleksi setahun, Jeje menyampaikan bahwa dirinya berupaya mengaktualisasikan pengalaman dan kemampuan yang dimiliki untuk kepentingan nelayan. Ia menyadari setiap individu memiliki kelebihan dan kekurangan, namun hal tersebut menjadi dasar untuk terus berbenah dan meningkatkan pelayanan kepada nelayan.
“Selama satu tahun ini saya mencoba mengaktualisasikan diri agar bisa bermanfaat bagi orang lain dan memaksimalkan potensi yang ada,” ujarnya.
Salah satu fokus utama Jeje adalah sektor perikanan, khususnya penguatan aktivitas nelayan melalui optimalisasi Tempat Pelelangan Ikan (TPI). Ia mengungkapkan bahwa selama empat bulan terakhir, dirinya melakukan analisis dan pengamatan terhadap sistem perdagangan ikan.
Hasilnya, meskipun sedang tidak musim ikan, perputaran ekonomi di sektor tersebut mampu mencapai lebih dari Rp1,8 miliar per bulan. Hal ini dinilai sebagai indikator positif meningkatnya aktivitas ekonomi masyarakat pesisir.
Menurut Jeje, meningkatnya harga ikan di TPI dipengaruhi oleh tingginya tingkat persaingan antar pembeli. Dengan banyaknya peserta lelang, harga ikan menjadi lebih kompetitif dan menguntungkan nelayan.
“Kalau pembelinya banyak, harga jadi naik. Ini yang membuat nelayan kembali bersemangat datang ke TPI karena merasa lebih diuntungkan,” jelasnya.
Ia menambahkan, kenaikan harga ikan yang cukup signifikan turut berdampak pada peningkatan pendapatan nelayan, sehingga mendorong gairah ekonomi lokal.
Selain sektor ekonomi, Jeje juga menyoroti pentingnya penguatan kelembagaan, termasuk Koperasi Unit Desa (KUD) yang masih menjadi perhatiannya. Ia menilai KUD memiliki peran strategis dalam mendukung perekonomian masyarakat.
Di sisi lain, dinamika politik di daerah juga mulai berjalan lebih sehat. Jeje yang juga sebagai Ketua DPC PDIP Pangandaran menjelaskan, bahwa saat ini terdapat pemisahan peran antara kepala daerah dan partai politik, sehingga fungsi masing-masing dapat berjalan lebih optimal.
“Sekarang peran partai dan pemerintah sudah terpisah, sehingga dinamika organisasi menjadi lebih baik,” katanya.
Dalam keluarga, Jeje juga menaruh perhatian pada pembentukan karakter anaknya. Ia mendorong anaknya untuk lebih mandiri dalam menghadapi kehidupan, termasuk dalam mengambil keputusan penting seperti pernikahan dan pekerjaan.
Menurutnya, kemandirian harus dibangun sejak dini agar generasi muda mampu bertanggung jawab atas pilihan hidupnya.
Melalui berbagai upaya tersebut, Jeje berharap kehadirannya sebagai mantan kepala daerah benar-benar dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat luas, khususnya dalam meningkatkan kesejahteraan dan memperkuat struktur ekonomi nelayan.
“Yang terpenting adalah bagaimana kita bisa kembali ke masyarakat dan memberikan dampak nyata,” pungkasnya. (Hrs)
