Daerah

Jeje Pantau Transaksi Ikan di KUD Minasari

PANGANDARAN, global aktual – Ketua KUD Minasari Pangandaran, Jeje Wiradinata, turun langsung memantau aktivitas pelelangan ikan, kondisi keuangan koperasi, hingga akurasi timbangan di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Minasari Pangandaran.
Pemantauan tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh proses transaksi hasil laut berjalan transparan, tertib, dan tidak merugikan nelayan. Jeje menegaskan, pengawasan terhadap timbangan dan pembayaran dari para bakul menjadi perhatian utama pihak koperasi.

“Kami cek langsung timbangan benar atau tidak, lalu memonitor keuangan koperasi, termasuk pembayaran dari bakul-bakul apakah lancar atau ada yang macet,” tegas Jeje.

Ia mengatakan, kondisi hasil tangkapan nelayan mulai meningkat seiring cuaca yang mulai memasuki musim kemarau. Berkurangnya intensitas hujan membuat aktivitas melaut lebih maksimal dan berdampak pada meningkatnya pasokan ikan di TPI.

“Hari ini ikan mulai banyak. Biasanya kalau sudah masuk musim kemarau hasil tangkapan nelayan meningkat,” ujarnya.

Peningkatan hasil tangkapan tersebut berdampak langsung pada nilai transaksi pelelangan ikan. Dalam beberapa hari terakhir, transaksi di KUD Minasari disebut mencapai sekitar Rp200 juta per hari.

Menurut Jeje, capaian itu menjadi sinyal positif bagi perputaran ekonomi nelayan Pangandaran. Bahkan sebelumnya, transaksi bulanan di TPI Minasari telah mencapai Rp2,1 miliar dan diperkirakan terus meningkat.

“Kalau kondisi tangkapan terus bagus, mudah-mudahan bulan ini transaksi bisa tembus Rp3 miliar,” katanya optimistis.

Tidak hanya hasil tangkapan ikan, nelayan udang cenang juga mengalami peningkatan pendapatan. Jeje menyebut, saat ini rata-rata nelayan mampu membawa hasil tangkapan sekitar 30 hingga 50 kilogram per hari.

“Kemarin bahkan ada yang hampir empat kuintal dalam sehari. Sekarang rata-rata nelayan mendapatkan 30 sampai 50 kilogram,” jelasnya.

Di akhir keterangannya, Jeje mengapresiasi kinerja pengurus dan petugas KUD Minasari yang dinilai terus memberikan pelayanan maksimal kepada nelayan.

“Saya senang pengurus KUD tetap semangat melayani nelayan. Pelayanan yang baik harus terus dipertahankan demi kesejahteraan masyarakat pesisir,” pungkasnya. (Hrs)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *