Menu MBG Kedungwuluh Disorot, Sayur Diduga Asam Disebut Tak Banyak Dimakan Siswa
Pangandaran, globalaktual.my — Menu program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang disalurkan melalui Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kedungwuluh menjadi sorotan setelah sejumlah siswa disebut tidak menghabiskan makanan yang diterima.
Menu MBG yang dibagikan hari ini, Jumat 21 Agustus 2026 terdiri dari nasi, tempe, tahu, sayur labu, serta buah manggis. Namun, kualitas rasa pada sayur menjadi salah satu keluhan. Sayur tersebut disebut diduga terasa asam sehingga dinilai kurang enak untuk dikonsumsi.
Selain persoalan rasa, menu yang disajikan juga dipertanyakan dari sisi kesesuaian dengan anggaran. Berdasarkan penilaian secara kasat mata terhadap jenis makanan yang diberikan, menu tersebut dinilai hanya berkisar Rp 6 ribuan jika dihitung berdasarkan isi dan porsinya.
Keluhan tersebut kemudian ramai diperbincangkan di media sosial Facebook. Dalam sejumlah unggahan, makanan yang dibagikan dalam program MBG disebut tidak banyak dimakan oleh para siswa.
Upaya konfirmasi kepada pihak SPPG MBG Kedungwuluh terkait keluhan tersebut, termasuk kepada kepala maupun pihak yang bertanggung jawab di SPPG, belum mendapatkan respons.
Kondisi ini menjadi perhatian karena program MBG tidak hanya dituntut memenuhi kebutuhan gizi peserta didik, tetapi juga memastikan makanan yang disajikan layak, aman, memiliki cita rasa yang dapat diterima anak-anak, serta sesuai dengan standar penyediaan makanan yang telah ditetapkan.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada penjelasan resmi dari pihak SPPG Kedungwuluh mengenai penyebab dugaan rasa asam pada sayur, alasan menu tersebut disajikan, maupun tanggapan atas keluhan bahwa sebagian makanan tidak dikonsumsi siswa. (Hrs)
