Parlemen

Ketua DPRD Pangandaran dan Komisi III Crosscheck TKP Tragedi Jembatan Panglet

PANGANDARAN, globalaktual.my – Ketua DPRD Kabupaten Pangandaran bersama Komisi III melakukan pengecekan langsung ke lokasi tragedi Jembatan Gantung Pongpet di Desa Margacinta, Kecamatan Cijulang, Kabupaten Pangandaran, Kamis (03/06/2026) setelah insiden yang terjadi dan viral di masyarakat. Kunjungan tersebut sekaligus menjadi bentuk perhatian legislatif terhadap kondisi akses masyarakat di wilayah tersebut.

Dalam kesempatan itu, Ketua DPRD Pangandaran Asep Noordin menyampaikan belasungkawa atas kejadian yang terjadi sehari sebelumnya. Ia menilai respons cepat Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi terhadap tragedi tersebut patut diapresiasi.

“Pertama tentu kami mengucapkan belasungkawa atas kejadian kemarin yang viral dan sudah disampaikan oleh Gubernur Jawa Barat,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih dari masyarakat Margacinta atas respons Gubernur Jawa Barat yang dinilai sangat cepat terhadap kondisi jembatan tersebut.

“Pertama masyarakat Margacinta mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas respons yang responsif sekali, yang cepat sekali, hanya dengan statement yang sudah disampaikan,” katanya.

Menurutnya, rencana pembangunan jembatan baru yang disampaikan Gubernur Jawa Barat diharapkan dapat menjadi solusi jangka panjang bagi masyarakat. Jembatan tersebut diharapkan tidak hanya dapat dilalui kendaraan roda dua, tetapi juga kendaraan roda empat.

Pembangunan jembatan dengan kapasitas yang lebih memadai dinilai penting karena akses tersebut tidak hanya berkaitan dengan mobilitas warga, tetapi juga berpotensi mendukung aktivitas perekonomian dan sektor pariwisata di kawasan sekitar.

“Rencana Pak Gubernur untuk membangun jembatan ini, mudah-mudahan tidak hanya roda dua tetapi bisa roda empat, sehingga betul-betul bisa menjadi akses perekonomian, akses wisata,” ungkapnya.

Selain memiliki fungsi sebagai akses masyarakat, kawasan di sekitar, Jembatan Gantung Pongpet juga merupakan akses penting bagi masyarakat Desa Margacinta, sekaligus menjadi salah satu jalur menuju kawasan Kampung Budaya, kawasan yang memiliki nilai tradisional.

Karena itu, pembangunan infrastruktur jembatan diharapkan tidak sekadar menjadi respons terhadap tragedi, tetapi juga mampu memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat, terutama dalam membuka akses ekonomi, memperlancar mobilitas warga, serta menunjang pengembangan wisata dan kawasan tradisional.

Pengecekan langsung yang dilakukan Ketua DPRD bersama Komisi III diharapkan dapat menjadi bahan evaluasi sekaligus masukan dalam mendorong penanganan dan pembangunan akses jembatan yang lebih aman serta representatif bagi masyarakat Pangandaran. (A. Harus – ADV)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *