Sidokkes Polres Pangandaran Ambil Sampel DNA Keluarga untuk Identifikasi Korban Kapal Virgo 8
PANGANDARAN, globalaktual.my – Tim Seksi Kedokteran dan Kesehatan (Sidokkes) Polres Pangandaran melakukan pengambilan sampel DNA terhadap keluarga korban kecelakaan Kapal Virgo 8 yang tenggelam di Perairan Laut Jawa. Langkah tersebut dilakukan untuk membantu mempercepat proses identifikasi korban melalui pencocokan data ante mortem dengan data para korban.
Pengambilan sampel DNA dilaksanakan di kediaman keluarga korban di Dusun Cikuya, Desa Kertajaya, Kecamatan Cigugur, Kabupaten Pangandaran, Minggu (27/9/2026) sore.
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya kepolisian mendukung proses identifikasi korban kapal rute Surabaya–Banjarmasin tersebut.
Kapolres Pangandaran AKBP Ikrar Potawari, S.H., S.I.K., M.Si., M.I.K., melalui Kasi Dokkes Polres Pangandaran Penata Ni Marta Yosie, A.Mk., menyampaikan bahwa tim mendatangi langsung keluarga korban untuk mengumpulkan data ante mortem sekaligus mengambil sampel DNA dari anggota keluarga terdekat.
Menurutnya, pengambilan sampel dilakukan terhadap dua anggota keluarga korban, yakni Irgi (20) dan Abdul (11).
“Tim kami turun langsung ke lokasi di Dusun Cikuya untuk mengambil data Ante Mortem dan sampel DNA dari dua orang keluarga korban, yakni Irgi (20) dan Abdul (11),” ujar Penata Ni Marta Yosie dalam keterangannya, Minggu malam.
Dalam pelaksanaannya, petugas menggunakan metode buccal swab atau pengambilan sampel DNA melalui usapan pada bagian dalam pipi.
Metode tersebut digunakan karena dinilai praktis, efektif, serta minim menimbulkan rasa sakit bagi anggota keluarga yang menjalani pengambilan sampel.
Data ante mortem dan sampel DNA yang telah dikumpulkan selanjutnya akan dikirimkan ke Laboratorium DNA atau tim Disaster Victim Identification (DVI) untuk menjalani proses pencocokan dengan data identitas korban.
Pencocokan tersebut menjadi bagian penting dalam mendukung proses identifikasi korban kecelakaan laut, khususnya melalui perbandingan data biologis keluarga dengan sampel yang diperoleh dari korban.
Penata Ni Marta Yosie menegaskan bahwa seluruh rangkaian kegiatan pengumpulan data dan pengambilan sampel DNA berlangsung aman, lancar, serta kondusif.
Pihaknya berharap data yang diperoleh dari keluarga korban dapat membantu tim DVI dalam mempercepat proses identifikasi korban Kapal Virgo 8.
“Seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman, lancar, dan kondusif. Kami berharap data ini dapat membantu mempercepat proses identifikasi para korban,” pungkasnya.
Melalui langkah tersebut, Sidokkes Polres Pangandaran turut mendukung proses identifikasi korban kecelakaan Kapal Virgo 8 melalui pengumpulan data medis dan sampel DNA keluarga yang akan digunakan dalam tahapan pencocokan identitas oleh tim terkait. (Hrs)
Sumber: Humas Polres Pangandaran, Polda Jabar.
