Kebakaran Hutan Muncul di Dua Titik, Camat Rumbia-TNI-Polri Bergerak Cepat di Desa Loka
LJENEPONTO, globalaktual.my – Kebakaran kawasan hutan di Desa Loka, Kecamatan Rumbia, Kabupaten Jeneponto, menjadi perhatian serius pemerintah setempat. Api yang muncul di dua titik langsung mendapat penanganan dengan melibatkan pemerintah kecamatan, pemerintah desa, TNI, Polri, Manggala Agni, hingga pemadam kebakaran.
Camat Rumbia, Ahmad Affandy, SE., MM., bersama jajaran Koramil Kelara dan Polsek Kelara turun langsung melakukan langkah penanganan dan pencegahan agar kebakaran tidak meluas, terutama ke kawasan yang berdekatan dengan permukiman warga.
Peristiwa tersebut terjadi pada Sabtu (3/10/2026) sekitar pukul 08.00 WITA di kawasan hutan Desa Loka.
Ahmad Affandy menegaskan, gerak cepat lintas unsur tersebut merupakan bentuk kepedulian pemerintah terhadap keselamatan masyarakat sekaligus upaya menjaga kawasan hutan dari ancaman kebakaran yang lebih luas.
“Ini merupakan bentuk kepedulian Pemerintah Kecamatan Rumbia dan Pemerintah Desa Loka. Kami mengajak pihak kepolisian dan rekan-rekan TNI Koramil Kelara untuk bersama-sama mencegah agar kebakaran tidak terjadi dan tidak meluas,” ujar Ahmad Affandy.
Menurutnya, penanganan di lapangan turut mendapat dukungan Manggala Agni, Damkar, TNI, Polri serta unsur kehutanan Kabupaten Jeneponto. Sinergi tersebut dinilai penting karena titik kebakaran berada di kawasan hutan yang lokasinya berdekatan dengan lingkungan masyarakat.
Ia pun mengapresiasi seluruh pihak yang bergerak menangani kebakaran tersebut.
“Terima kasih kepada rekan-rekan yang betul-betul serius menangani kebakaran di kawasan hutan Loka. Ini menjadi perhatian kita bersama agar kebakaran tidak meluas,” katanya.
Selain melakukan penanganan, Pemerintah Kecamatan Rumbia dan Pemerintah Desa Loka terus mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, khususnya warga yang tinggal di sekitar kawasan hutan.
Masyarakat diminta berhati-hati dalam melakukan aktivitas di sekitar kawasan hutan dan tidak melakukan tindakan yang berpotensi memicu munculnya api.
Pemerintah desa juga diharapkan terus melakukan sosialisasi kepada warga sebagai langkah pencegahan, mengingat kawasan hutan yang berada dekat dengan rumah penduduk memiliki risiko apabila kebakaran tidak segera ditangani.
Ahmad Affandy berharap keterlibatan TNI, Polri, Manggala Agni, Damkar dan unsur kehutanan dapat memperkuat upaya pencegahan kebakaran di Desa Loka.
“Kita berharap tidak terjadi lagi kebakaran di wilayah kawasan hutan Desa Loka. Masyarakat juga harus ikut menjaga dan mencegah terjadinya kebakaran,” tutupnya. (Ikbal Nakku)
