Polres Pangandaran Libatkan Ogoh-Ogoh dalam Edukasi Keselamatan Berlalu Lintas
Dalam pelaksanaannya, personel Satlantas bersama tim ogoh-ogoh menyapa pengendara sepeda motor dan pengemudi kendaraan roda empat. Mereka menyampaikan imbauan agar masyarakat senantiasa menaati aturan lalu lintas dan menjadikan keselamatan sebagai prioritas saat berada di jalan raya.
Kapolres Pangandaran AKBP Ikrar Potawari melalui Kanit Regident Satlantas Polres Pangandaran, IPDA Harry Santoso, menegaskan bahwa Operasi Patuh Lodaya 2026 tidak hanya berorientasi pada penindakan terhadap pelanggaran, tetapi juga mengutamakan upaya preventif melalui edukasi kepada masyarakat.
Menurutnya, keterlibatan berbagai unsur dalam kegiatan tersebut diharapkan dapat memperkuat kesadaran kolektif untuk menciptakan kondisi lalu lintas yang tertib, aman, dan berkeselamatan.
“Melalui Operasi Patuh Lodaya ini, kami terus mengimbau masyarakat untuk mematuhi aturan berlalu lintas. Kolaborasi antara polisi dan masyarakat diharapkan mampu mewujudkan lalu lintas yang tertib, aman, dan berkeselamatan,” ujarnya.
Selain menghadirkan tim ogoh-ogoh, kegiatan tersebut turut menampilkan sosok Eyang Jaga Resmi, figur yang dikenal dalam sejarah lokal sebagai tokoh adipati yang ditunjuk oleh Kerajaan Mataram. Kehadirannya menjadi bagian dari pendekatan kultural yang memanfaatkan kearifan lokal untuk menyampaikan pesan keselamatan kepada pengguna jalan.
Operasi Patuh Lodaya 2026 sebelumnya diawali dengan apel gelar pasukan di Lapangan Setia Tiga Delapan, Mapolres Pangandaran. Apel tersebut dipimpin Kapolres Pangandaran AKBP Ikrar Potawari dan melibatkan unsur TNI, Polri, serta dinas terkait untuk memastikan kesiapan personel selama operasi berlangsung.
Sebanyak sekitar 100 personel gabungan diterjunkan dalam operasi yang berlangsung selama 14 hari, mulai 26 Oktober hingga 8 November 2026.
Melalui edukasi yang melibatkan unsur budaya lokal, Polres Pangandaran berharap masyarakat semakin memahami pentingnya menaati peraturan lalu lintas. Upaya tersebut sekaligus menegaskan bahwa keselamatan di jalan raya membutuhkan kedisiplinan pengendara serta partisipasi seluruh elemen masyarakat. (Hrs)
Sumber: Humas Polres Pangandaran, Polda Jawa Barat
