Guru Besar Unhas Salurkan Bantuan Tenaga Listrik untuk Santri Ponpes Rahmatullah, Disertai Pelatihan Kewirausahaan
Bantuan tersebut diharapkan dapat menunjang kebutuhan kelistrikan di lingkungan pondok pesantren sehingga para santri dan santriwati dapat mengikuti kegiatan belajar mengajar dengan lebih nyaman.
Dalam keterangannya saat diwawancarai jurnalis Sulawesi Selatan, Prof. Yusran mengatakan bahwa bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian terhadap kebutuhan fasilitas penunjang pendidikan di lingkungan pesantren.
“Bantuan tenaga listrik ini kami harapkan dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya oleh pihak Pondok Pesantren Rahmatullah, terutama untuk menunjang kenyamanan para santri dan santriwati dalam mengikuti proses belajar mengajar. Semoga bantuan ini memberikan manfaat bagi seluruh keluarga besar pesantren,” ungkap Prof. Yusran.
Ia juga berharap keberadaan fasilitas listrik tersebut dapat mendukung berbagai aktivitas pendidikan dan kegiatan sehari-hari para santri yang menetap di pesantren.
Sementara itu, Pimpinan Pondok Pesantren Rahmatullah, Ustaz Baharuddin, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas bantuan yang diberikan oleh Prof. Yusran.
“Kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi yang sebesar-besarnya kepada Bapak Prof. Yusran atas bantuan tenaga listrik yang diberikan kepada Pondok Pesantren Rahmatullah. Kami berharap bantuan ini dapat memberikan manfaat bagi para santri dan santriwati, khususnya dalam menunjang kegiatan belajar dan aktivitas mereka sehari-hari,” ujar Ustaz Baharuddin.
Selain penyerahan bantuan tenaga listrik, kegiatan tersebut juga diisi dengan pelatihan kewirausahaan bertema “Membangun Kemandirian Ekonomi” yang melibatkan masyarakat Kelurahan Tolo dan Kelurahan Tolo Utara.
Pelatihan ini bertujuan memberikan pemahaman serta motivasi kepada masyarakat untuk mengembangkan potensi usaha dan membangun kemandirian ekonomi melalui kegiatan kewirausahaan.
Dr. Muhammad Khamim Asy’ari, S.T., M.T., dosen Teknik Elektro Institut Teknologi Surabaya, dalam keterangannya menyampaikan harapan agar pelatihan tersebut dapat memberikan manfaat nyata bagi para peserta, khususnya masyarakat yang ingin mengembangkan usaha.
“Harapan kami, melalui pelatihan kewirausahaan ini, para peserta dapat memperoleh pengetahuan dan pemahaman mengenai bagaimana membangun serta mengembangkan usaha secara mandiri. Kami juga berharap kegiatan ini dapat menjadi motivasi bagi masyarakat, khususnya warga Kelurahan Tolo Utara, untuk membangkitkan dan mengembangkan usaha ekonomi di lingkungan masing-masing,” jelas Dr. Muhammad Khamim Asy’ari.
Kegiatan tersebut turut melibatkan Filda Alfiani, S.P., M.Sc., dosen Ilmu Administrasi Universitas Brawijaya.
Melalui pemberian bantuan tenaga listrik dan pelatihan kewirausahaan ini, diharapkan terjalin sinergi antara kalangan akademisi, lembaga pendidikan pesantren, dan masyarakat dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan serta penguatan ekonomi masyarakat di Kabupaten Jeneponto.
Dengan adanya kegiatan tersebut, Pondok Pesantren Rahmatullah diharapkan tidak hanya menjadi tempat pengembangan pendidikan keagamaan, tetapi juga dapat berperan dalam mendorong pemberdayaan masyarakat dan pengembangan kemandirian ekonomi. (Ikbal Nakku)
