Festival Literasi Dompu Didorong Jadi Penggerak Budaya Baca hingga Tingkat Desa
DOMP, globalaktual.my – Pemerintah Kabupaten Dompu terus memperkuat upaya peningkatan budaya literasi masyarakat melalui berbagai program pengembangan perpustakaan dan kearsipan. Upaya tersebut didukung dengan lima gerakan literasi yang pelaksanaannya diperkuat melalui Peraturan Bupati tentang Tata Kelola Kearsipan dan Tata Kelola Perpustakaan.
Dukungan terhadap program tersebut juga diwujudkan melalui penyediaan anggaran dari APBD Perubahan serta Dana Alokasi Khusus (DAK). Kebijakan ini menjadi bagian dari langkah pemerintah daerah dalam memperluas akses layanan perpustakaan dan meningkatkan kualitas literasi masyarakat.
Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah Kabupaten Dompu berkomitmen menjalankan berbagai program tersebut agar pelayanan perpustakaan semakin menjangkau masyarakat, termasuk di wilayah pedesaan dan satuan pendidikan.
“Melalui berbagai program ini, kami ingin memastikan pelayanan perpustakaan dapat menjangkau seluruh lapisan masyarakat, termasuk hingga ke tingkat desa dan satuan pendidikan. Kami berharap budaya membaca semakin tumbuh dan menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari masyarakat,” demikian usulan pernyataan Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah Kabupaten Dompu.
Sementara itu, Festival Literasi Dompu diharapkan menjadi momentum untuk membangun gerakan literasi yang berkelanjutan. Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari tersebut diharapkan tidak sekadar menjadi agenda seremonial, melainkan menjadi awal tumbuhnya kesadaran kolektif masyarakat terhadap pentingnya membaca dan meningkatkan pengetahuan.
“Festival Literasi Dompu jangan hanya dimaknai sebagai kegiatan selama tiga hari. Kami berharap kegiatan ini menjadi titik awal gerakan bersama untuk mengembalikan kedekatan masyarakat dengan buku, memperkuat tradisi membaca, serta membangun generasi Dompu yang cerdas dan berkarakter,” demikian usulan pernyataan terkait tujuan penyelenggaraan festival.
Penguatan budaya literasi dinilai menjadi salah satu fondasi penting dalam membentuk generasi Dompu yang mampu menghadapi berbagai tantangan di masa mendatang.
Pasalnya, keberhasilan pembangunan daerah tidak hanya diukur dari kemajuan infrastruktur dan pembangunan fisik, tetapi juga dari kualitas sumber daya manusia, wawasan, karakter, serta kemampuan berpikir masyarakat.
Dengan dukungan kebijakan, anggaran, dan keterlibatan berbagai elemen masyarakat, Pemerintah Kabupaten Dompu berharap gerakan literasi dapat terus berkembang dan menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari masyarakat. (nsr.gtva)
