Janji Pemagaran Tiga Makam Syekh di Doro Melo Belum Terwujud, Warga Tunggu Realisasi
DOMPU, global aktual – Rencana pemagaran tiga makam tokoh agama di lereng Gunung Doro Melo, Kecamatan Manggelewa, Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat (NTB), hingga kini, Kamis (16/04/2026) belum terealisasi meski telah lama diagendakan oleh pihak terkait.
Tiga makam yang dimaksud adalah makam Syekh Lombok Raden Suwangsah, Syekh Mbolo, dan Syekh Muhammad. Ketiganya diyakini sebagai tokoh penyebar Islam di wilayah selatan Pulau Sumbawa dan memiliki nilai historis serta religius yang tinggi.
Rencana pemagaran makam yang dianggap sebagai situs sejarah religi tersebut belum juga terealisasi, meski sebelumnya telah menjadi komitmen sejumlah pihak, termasuk unsur partai politik dan pemerintah daerah.
Ketiga makam tersebut berada di lereng Gunung Doro Melo, Desa Doro Melo, Kecamatan Manggelewa, Kabupaten Dompu, NTB.
Rencana pemagaran telah lama masuk dalam agenda, bahkan sejak periode 2014–2019 saat akses jalan menuju lokasi makam mulai dibuka melalui dana reses DPRD.
Pemerintah Desa Doro Melo bersama masyarakat setempat, Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) dan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra), serta Bupati Dompu Bambang Firdaus disebut memiliki keterkaitan dalam komitmen realisasi program tersebut.
Kepala Desa Doro Melo, Supardin Abdullah melalui Sekretaris Desa L. Supardin, SE, membenarkan bahwa rencana tersebut telah lama dirancang.
“Kami pemerintah desa bersama masyarakat hanya menunggu realisasi dari pihak yang sudah berkomitmen,” ujarnya.
Keberadaan makam tersebut dinilai memiliki potensi sebagai destinasi wisata religi sekaligus sumber penelitian sejarah Islam di Dompu. Selain itu, pemagaran dianggap penting untuk menjaga kelestarian situs dan memberikan kenyamanan bagi peziarah.
Sejauh ini, baru akses jalan menuju lokasi makam yang telah terealisasi. Sementara pemagaran yang menjadi amanah utama belum juga diwujudkan.
Desakan publik pun terus menguat agar pemerintah daerah dan pihak terkait segera menindaklanjuti komitmen tersebut. Bahkan, masyarakat berharap momentum Hari Jadi Kabupaten Dompu dapat dimanfaatkan oleh Bupati untuk melakukan ziarah sekaligus mendorong percepatan realisasi pemagaran sebagai bentuk penghormatan terhadap para tokoh penyebar Islam.
Diketahui, komitmen pemagaran tersebut sebelumnya juga pernah disampaikan oleh pengurus Partai Gerindra tingkat provinsi kepada Bambang Firdaus sebelum menjabat sebagai Bupati Dompu. Hal ini kini menjadi tanggung jawab moral bagi jajaran partai di tingkat kabupaten.
Hingga berita ini diturunkan, pihak terkait masih akan dikonfirmasi lebih lanjut guna memastikan kepastian realisasi pemagaran tiga makam Syekh di Desa Doro Melo. (Nasaruddin Pers)
