Pangandaran, global aktual – Pernyataan Kepala SD Negeri 2 Bangunjaya, Kecamatan Langkaplancar, Kabupaten Pangandaran, Atang Supriatna, terkait program revitalisasi sekolah tahun 2026 menuai beragam tanggapan dari masyarakat. Kekecewaan muncul setelah Atang menyampaikan melainkan chatting whatsapp dengan seorang tokoh Pangandaran, bahwa program revitalisasi yang diterima sekolah tersebut merupakan aspirasi yang dikawal bersama Anggota DPR RI Ir. H. Heri Darmawan. Sejumlah warga menilai pernyataan tersebut perlu diluruskan agar tidak menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat. Pasalnya, Heri Darmawan diketahui merupakan anggota Komisi IV DPR RI dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) yang membidangi sektor pertanian, kehutanan, lingkungan hidup, kelautan, dan perikanan. Sementara itu, urusan pendidikan di DPR RI berada dalam lingkup tugas Komisi X yang menjadi mitra kerja kementerian yang menangani pendidikan nasional. Karena itu, masyarakat mempertanyakan dasar pernyataan yang menyebut program revitalisasi pendidikan berasal dari aspirasi anggota DPR yang tidak membidangi sektor pendidikan. “Kalau memang program itu berasal dari aspirasi, masyarakat berhak mengetahui mekanisme dan jalurnya secara jelas. Jangan sampai muncul persepsi bahwa program pendidikan diusulkan oleh pihak yang secara kelembagaan tidak memiliki bidang tugas di sektor tersebut,” ujar salah seorang tokoh masyarakat Pangandaran, Kamis (12/06/2026). Program revitalisasi SDN 2 Bangunjaya sendiri merupakan bantuan dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen) yang bertujuan meningkatkan kualitas sarana dan prasarana pendidikan. Program tersebut mencakup rehabilitasi dan pembangunan fasilitas sekolah agar kegiatan belajar mengajar dapat berlangsung lebih nyaman dan efektif. Masyarakat mengaku mendukung penuh pembangunan dan perbaikan fasilitas pendidikan di daerah. Namun, mereka berharap informasi yang disampaikan kepada publik harus sesuai dengan fakta dan mekanisme yang berlaku agar tidak menimbulkan polemik maupun klaim yang berpotensi menyesatkan. Menurut sejumlah tokoh masyarakat, keberhasilan suatu sekolah memperoleh bantuan pemerintah merupakan kabar baik yang patut disyukuri. Akan tetapi, penyampaian informasi mengenai asal-usul program, proses pengusulan, dan pihak-pihak yang terlibat dalam pengawalannya harus dilakukan secara transparan dan akurat. Di sisi lain, masyarakat juga berharap revitalisasi yang akan dilaksanakan di SDN 2 Bangunjaya dapat berjalan sesuai rencana dan memberikan manfaat nyata bagi para siswa, guru, serta dunia pendidikan di Kecamatan Langkaplancar. Mereka menilai kebutuhan peningkatan sarana pendidikan memang menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung peningkatan kualitas pembelajaran. Hingga kini, program revitalisasi tersebut tetap menjadi kabar baik bagi lingkungan sekolah. Namun, polemik mengenai pernyataan Kepala SDN 2 Bangunjaya terkait aspirasi revitalisasi masih menjadi perhatian masyarakat yang menginginkan adanya penjelasan lebih lanjut agar informasi yang beredar dapat dipahami secara utuh dan tidak menimbulkan kesalahpahaman publik. Di tengah munculnya pertanyaan tersebut, Ketua DPD PAN Kabupaten Pangandaran, Adang Sudirman, mengaku belum menerima informasi terkait klaim bahwa revitalisasi SDN 2 Bangunjaya merupakan aspirasi yang dikawal oleh kader PAN di tingkat pusat. “Terima kasih informasinya Kang, kebetulan saya belum diberi tahu, sementara saya akan coba tanya-tanya dulu. Tapi kalau untuk mesin perahunya memang ada Kang, tapi tidak tahu apakah sudah diserahkan atau belum. Siap, nanti sekalian kita tanyakan ya Kang,” ujar Adang Sudirman saat dimintai tanggapan terkait informasi tersebut. Pernyataan Adang Sudirman menunjukkan bahwa dirinya belum dapat memberikan penjelasan lebih jauh mengenai keterlibatan Anggota DPR RI dari Fraksi PAN dalam program revitalisasi sekolah tersebut. Ia memilih untuk terlebih dahulu melakukan penelusuran dan meminta klarifikasi kepada pihak terkait. Sementara itu, hingga berita ini diterbitkan, Kepala SDN 2 Bangunjaya, Atang Supriatna, belum memberikan tanggapan terkait berbagai pertanyaan yang muncul mengenai pernyataannya yang mengaitkan program revitalisasi sekolah dengan aspirasi Anggota DPR RI Ir. H. Heri Darmawan. Upaya konfirmasi telah dilakukan melalui pesan WhatsApp yang diketahui masih aktif dan dapat menerima pesan, namun belum diperoleh jawaban maupun klarifikasi dari yang bersangkutan. Belum adanya tanggapan dari Kepala SDN 2 Bangunjaya membuat sejumlah pertanyaan yang berkembang di masyarakat belum terjawab secara utuh. Masyarakat berharap pihak sekolah dapat memberikan penjelasan resmi agar informasi yang beredar tidak menimbulkan berbagai spekulasi dan dapat dipahami secara proporsional oleh publik. Redaksi akan terus berupaya melakukan konfirmasi kepada pihak-pihak terkait, termasuk Kepala SDN 2 Bangunjaya dan pihak lainnya yang disebut dalam informasi tersebut, guna memperoleh keterangan yang lengkap, akurat, dan berimbang sesuai kaidah jurnalistik. (Hrs) About The Author admin See author's posts Bagikan ini: Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X Menyukai ini:Suka Memuat... Navigasi pos Satlantas Polres Rejang Lebong Sosialisasikan Operasi Patuh Nala 2026, Fokus Tingkatkan Kesadaran Pengguna Jalan