Daerah

Tumpukan Sampah di Taba Jemekeh Dikeluhkan Warga, Diminta Segera Ditangani Pemerintah

Lubuk Linggau, globalaktual.my – Tumpukan sampah yang berada di tepi jalan umum di wilayah Kelurahan Taba Jemekeh, Kecamatan Lubuk Linggau Timur I, tepatnya di belakang SPBU Nanan dekat jembatan, menjadi perhatian warga dan pengguna jalan. Kondisi yang terjadi hingga Jumat (17/7/2026) itu dinilai mengganggu kebersihan lingkungan serta mengancam kesehatan masyarakat.

Keberadaan sampah yang menumpuk di pinggir jalan tidak hanya merusak pemandangan, tetapi juga menimbulkan bau tidak sedap yang mengganggu aktivitas warga maupun pengendara yang melintas di kawasan tersebut. Warga menyebut tumpukan sampah itu telah berada di lokasi selama beberapa hari tanpa adanya pengangkutan.

Salah seorang warga mengatakan kondisi tersebut diperparah oleh masih adanya masyarakat yang membuang sampah sembarangan di lokasi yang sama, sehingga volume sampah terus bertambah dari hari ke hari.

“Kami berharap sampah ini segera diangkut karena selain mengganggu kenyamanan, baunya juga menyengat dan dikhawatirkan menjadi sumber penyakit,” ujar seorang warga di sekitar lokasi.

Selain menimbulkan aroma tidak sedap, tumpukan sampah juga berpotensi menjadi tempat berkembang biaknya lalat, tikus, dan hewan pembawa penyakit lainnya. Apabila dibiarkan, terutama saat musim hujan, kondisi tersebut dikhawatirkan dapat memicu gangguan kesehatan sekaligus menghambat kelancaran arus lalu lintas di sekitar lokasi.

Warga berharap Pemerintah Kota Lubuk Linggau melalui instansi terkait segera mengambil langkah cepat dengan membersihkan tumpukan sampah tersebut.

Mereka juga meminta agar disediakan fasilitas pembuangan sampah yang memadai serta dilakukan pengawasan dan sosialisasi kepada masyarakat agar tidak lagi membuang sampah di pinggir jalan.

Dengan adanya penanganan yang cepat dan kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan, diharapkan kawasan Kelurahan Taba Jemekeh dapat kembali bersih, sehat, dan nyaman bagi seluruh pengguna jalan maupun warga sekitar.
(Tim Redaksi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *