Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Bontomanai, Camat Rumbia Ajak Tingkatkan Keimanan Warga
JENEPONTO, globalaktual.my – Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Desa Bontomanai, Kecamatan Rumbia, Kabupaten Jeneponto, berlangsung pada Jumat (28/8/2026) sekitar pukul 12.00 WITA. Kegiatan tersebut dihadiri Camat Rumbia bersama Kapolsek Kelara dan Kepala Desa Bontomanai.
Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang digelar di Masjid Desa Bontomanai tersebut menjadi momentum bagi pemerintah dan masyarakat untuk meningkatkan kepedulian terhadap kegiatan keagamaan sekaligus mempererat silaturahmi antara pemerintah dengan warga.
Kepala Desa Bontomanai, H. Abdul Rasyid Lallo, mengatakan kegiatan Maulid Nabi merupakan salah satu bentuk kepedulian pemerintah bersama masyarakat terhadap kegiatan keagamaan yang dilaksanakan secara rutin setiap tahun.
“Alhamdulillah, peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW ini merupakan bentuk kepedulian Pemerintah Kecamatan Rumbia, Kapolsek Kelara, dan Pemerintah Desa Bontomanai bersama masyarakat,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh panitia pelaksana yang telah mempersiapkan dan menyelenggarakan kegiatan tersebut dengan baik.
Menurut Abdul Rasyid, kegiatan keagamaan seperti peringatan Maulid Nabi perlu terus dipertahankan karena dapat memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya dalam meningkatkan keimanan dan mempererat kebersamaan.
“Sebagai Kepala Desa Bontomanai, saya mengucapkan terima kasih kepada rekan-rekan panitia pelaksana yang telah melaksanakan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dengan baik,” katanya.
Ia berharap peringatan Maulid Nabi yang dilaksanakan setiap tahun di Desa Bontomanai dapat memberikan manfaat bagi masyarakat serta menjadi sarana untuk meningkatkan kualitas keimanan warga.
Selain itu, kegiatan tersebut diharapkan semakin mempererat hubungan antara masyarakat dengan Pemerintah Desa Bontomanai, Pemerintah Kecamatan Rumbia, kepolisian, TNI melalui Koramil Kelara-Rumbia, serta unsur Kantor Urusan Agama (KUA) Rumbia.
Abdul Rasyid menambahkan, momentum peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW hendaknya tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi juga menjadi kesempatan bagi masyarakat untuk mengambil teladan dari kehidupan dan akhlak Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari.
“Semoga melalui peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW ini, kualitas keimanan masyarakat Desa Bontomanai dan jajaran pemerintah semakin meningkat,” tutupnya.
(Ikbal Nakku)
