Kepala SPPG Nusantara Werasari Disorot, Keberadaan Saat Jam Operasional Dipertanyakan
CIAMIS, globalaktual.my – Keberadaan Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Nusantara, Desa Werasari, Kecamatan Sadananya, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, yang juga disebut menjalankan tugas sebagai Koordinator Kecamatan (Korcam), menjadi perhatian menyusul sulitnya memperoleh akses untuk menemui yang bersangkutan saat kegiatan operasional berlangsung.
Berdasarkan pantauan di lokasi pada Kamis (24/9/2026), sejumlah upaya untuk menemui Kepala SPPG Nusantara di kantor pelayanan tersebut belum membuahkan hasil.
Menurut informasi dari sumber yang dapat dipercaya, pada saat kunjungan dilakukan, Kepala SPPG Nusantara tidak berada di lokasi. Informasi mengenai keberadaannya juga belum dapat diperoleh secara pasti dari pihak yang berada di lingkungan SPPG.
Upaya konfirmasi kemudian dilakukan melalui sambungan telepon dan pesan WhatsApp. Namun, hingga berita ini disusun, sejumlah panggilan dan pesan yang dikirimkan belum memperoleh tanggapan.
Kondisi tersebut menimbulkan pertanyaan mengenai pola kehadiran dan mekanisme koordinasi Kepala SPPG Nusantara, khususnya dalam menjalankan fungsi pengawasan terhadap kegiatan pelayanan pemenuhan gizi di wilayah Werasari.
Sebagai pimpinan satuan pelayanan, Kepala SPPG memiliki posisi penting dalam memastikan kegiatan operasional berjalan sesuai ketentuan, termasuk melakukan koordinasi, pengawasan, serta memastikan pelayanan kepada penerima manfaat program Makan Bergizi Gratis (MBG) terlaksana dengan baik.
Namun, belum berhasil ditemuinya Kepala SPPG dalam beberapa kesempatan tersebut belum dapat dijadikan dasar untuk menyimpulkan bahwa yang bersangkutan tidak menjalankan tugas atau jarang berada di kantor.
Ada kemungkinan keberadaan kepala SPPG di luar kantor berkaitan dengan agenda koordinasi, rapat, kegiatan lapangan, maupun tugas lain yang masih berhubungan dengan pelaksanaan program.
Hingga berita ini diterbitkan, belum diperoleh keterangan langsung dari Kepala SPPG Nusantara Werasari mengenai ketidakhadirannya saat dilakukan kunjungan maupun mengenai pola pelaksanaan tugasnya sebagai Kepala SPPG sekaligus Korcam.
Klarifikasi dari pihak yang bersangkutan dinilai penting untuk menjelaskan situasi sebenarnya, termasuk mengenai mekanisme kehadiran, pengawasan, koordinasi, dan pelaksanaan operasional SPPG Nusantara.
Penjelasan tersebut diperlukan agar informasi yang berkembang di masyarakat tidak menimbulkan kesimpulan sepihak serta tetap memenuhi prinsip keberimbangan dalam pemberitaan.
Program MBG sendiri membutuhkan koordinasi dan pengawasan yang berkelanjutan agar proses pelayanan, mulai dari pengelolaan operasional hingga pendistribusian makanan bergizi kepada penerima manfaat, dapat berjalan sebagaimana mestinya.
Redaksi globalaktual.my membuka ruang hak jawab dan klarifikasi kepada Kepala SPPG Nusantara Werasari maupun pihak terkait untuk memberikan penjelasan atas persoalan tersebut sesuai dengan prinsip keberimbangan dan kaidah jurnalistik. (RIS)
