Nusantara

Sekda Ciamis Apresiasi Lomba Pop Sunda, Dorong Pelestarian Lagu Daerah dan Pengembangan Bakat Pelajar

CIAMIS, globalaktual.my – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Ciamis, Dr. H. Andang Firman Triyadi, M.T., mengapresiasi penyelenggaraan kegiatan lomba pop Sunda yang digelar komunitas Kandaga, Sabtu (24/10/2026) di aula Dinas Pendidikan Kabupaten Ciamis. Kegiatan tersebut dinilai menjadi salah satu upaya melestarikan lagu-lagu daerah Nusantara, khususnya lagu Sunda, sekaligus mendorong pengembangan bakat seni vokal di kalangan pelajar.

Kegiatan yang mengusung semangat pelestarian seni dan budaya daerah tersebut diikuti peserta  jenjang pendidikan sekolah menengah pertama (SMP).

Andang menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian para pelaku seni dan tokoh senior terhadap keberlangsungan budaya Sunda, terutama melalui musik dan lagu daerah.

Menurutnya, lagu-lagu Sunda perlu terus diperkenalkan kepada generasi muda agar tidak hanya dikenal oleh generasi sebelumnya, tetapi juga menjadi bagian dari kehidupan anak-anak dan remaja saat ini.

“Lagu-lagu Sunda harus terus dilestarikan agar bisa dinikmati oleh semua generasi. Melalui kegiatan seperti ini, kita berharap tumbuh kecintaan terhadap budaya daerah sekaligus semangat untuk membangun Ciamis, Jawa Barat, dan Indonesia,” ujarnya.

Ia juga menilai bahwa pengembangan diri melalui kegiatan seni tidak terbatas pada satu bidang. Karena itu, ruang bagi masyarakat, khususnya generasi muda, untuk berkreasi dan mengaktualisasikan potensi perlu terus diperluas.

Andang berharap kegiatan yang diinisiasi komunitas Kandaga tersebut dapat berlanjut dan menjadi agenda tahunan. Dengan penyelenggaraan secara rutin, kegiatan ini diharapkan mampu menjangkau lebih banyak peserta serta menjadi wadah pembinaan dan pengembangan kreativitas seni di Kabupaten Ciamis.

Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, dan Olahraga (Disbudpora) Kabupaten Ciamis, Drs. Dian Budiyana, M.Si., mengatakan bahwa lomba pop Sunda memiliki manfaat dalam membentuk kemampuan vokal, kepekaan terhadap irama, serta harmonisasi musik para peserta.

Menurut Dian, bernyanyi dalam kelompok juga mengajarkan pentingnya kerja sama, saling pengertian, dan kekompakan antaranggota. Nilai-nilai tersebut menjadi bagian dari pembinaan karakter generasi muda melalui kegiatan seni.

Ia menambahkan, kegiatan positif seperti ini dapat menjadi alternatif bagi remaja untuk mengembangkan minat dan bakat sekaligus mengurangi keterlibatan dalam aktivitas negatif.

Dian juga berharap penyelenggaraan lomba secara berkelanjutan dapat mendorong guru seni di sekolah untuk lebih aktif membina kemampuan peserta didik. Keberadaan ajang kompetisi dinilai dapat memotivasi siswa mengikuti kegiatan ekstrakurikuler seni dan meningkatkan kualitas penampilan mereka.

“Tujuan utamanya bukan semata-mata siapa yang menjadi juara, melainkan bagaimana membangun silaturahmi di antara para pelajar yang mencintai seni vokal, mempererat hubungan antarguru seni, serta mengevaluasi perkembangan kemampuan siswa,” ujarnya.

Ia menjelaskan, keterlibatan para pelaku seni, penyanyi, dan musisi dalam proses penilaian juga menjadi bagian penting untuk memberikan evaluasi terhadap kemampuan peserta.

Melalui kolaborasi antara komunitas seni, pemerintah daerah, sekolah, dan masyarakat, kegiatan lomba pop Sunda diharapkan dapat terus berkembang sebagai sarana pelestarian budaya sekaligus wadah lahirnya talenta-talenta muda di Kabupaten Ciamis.

Penyelenggaraan kegiatan tersebut menjadi salah satu langkah untuk menjaga keberadaan lagu daerah agar tetap hidup, dikenal, dan diminati generasi penerus di tengah perkembangan zaman. (RIS)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *