Kwarcab Ciamis Gelar Penilaian Pramuka Garuda 2026, Diikuti 1.081 Peserta dari Berbagai Jenjang
Mengusung tema “Pramuka Garuda Ciamis Mengangkasa, dengan Karya Demi Bangsa”, kegiatan tersebut diikuti peserta dari berbagai golongan usia, mulai dari Pramuka Siaga, Penggalang hingga Penegak.
Penilaian ini merupakan tahapan penting untuk mengukur capaian kompetensi dan prestasi peserta sebelum memperoleh predikat Pramuka Garuda sebagai pencapaian tertinggi dalam jenjang kepramukaan.
Wakil Ketua Bidang Pembinaan Anggota Muda (Waka Binamuda) Kwarcab Ciamis, Dr. H. Wawan SF Arifien, MM, menyampaikan bahwa predikat Pramuka Garuda tidak hanya menjadi bentuk pengakuan atas kemampuan peserta, tetapi juga mengandung tanggung jawab besar dalam menjaga sikap dan perilaku.
Ia berpesan agar seluruh peserta mengikuti proses penilaian dengan sungguh-sungguh serta memahami bahwa seorang Pramuka Garuda harus mampu menjadi teladan bagi anggota Pramuka lainnya.
“Kepada seluruh peserta penilaian, saya berharap agar benar-benar mengikuti kegiatan ini dengan sungguh-sungguh. Ketika nantinya telah menjadi Pramuka Garuda, harus selalu diingat bahwa sikap dan perilaku harus menjadi panutan bagi Pramuka lainnya, baik dalam keterampilan kepramukaan maupun dalam penerapan nilai-nilai Satya dan Darma Pramuka,” ungkap Wawan.
Menurutnya, pembinaan Pramuka Garuda harus dilakukan secara berkelanjutan pada setiap golongan. Peserta yang telah meraih predikat Garuda di tingkat Siaga diharapkan dapat melanjutkan pencapaiannya ke tingkat Penggalang, Penegak hingga Pandega.
“Jika sudah menjadi Pramuka Garuda di tingkat Siaga, maka harus terus dilanjutkan ke tingkat Penggalang, Penegak, hingga Pandega. Jangan sampai terputus, sehingga pencapaian sebagai Pramuka Garuda dapat terus berlanjut,” tegasnya.
Ia juga mengingatkan para pembina agar tidak berhenti memberikan pendampingan setelah peserta memperoleh predikat Pramuka Garuda. Pembinaan lanjutan diperlukan untuk menjaga konsistensi karakter, kedisiplinan, serta tanggung jawab mereka, baik di lingkungan kepramukaan maupun masyarakat.
Sementara itu, Sekretaris Kwarcab Ciamis, Candra Utama, menjelaskan bahwa penilaian tahun ini merupakan rangkaian kegiatan yang sebelumnya diawali dengan pembekalan selama tiga hari, yakni pada 29 hingga 31 Oktober 2026.

Menurut Candra, pembekalan tersebut diberikan untuk memperkuat kompetensi dan kualifikasi peserta sebelum mengikuti penilaian secara langsung.
“Jadi, kegiatan hari ini merupakan penilaian Pramuka Garuda sebagai rangkaian dari kegiatan sebelumnya. Selama tiga hari, mulai 29 sampai 31 Oktober, kami telah melaksanakan pembekalan untuk memberikan penguatan terhadap kompetensi dan kualifikasi peserta yang sebelumnya sudah diuji oleh pembina masing-masing,” jelas Candra.
Ia menyebutkan, secara keseluruhan terdapat sekitar 1.081 peserta yang terdata mengikuti proses penilaian Pramuka Garuda di Kabupaten Ciamis. Pelaksanaannya dilakukan secara tersebar di sejumlah wilayah, termasuk Kawali dan Pamarican.
Khusus penilaian yang berlangsung di Sekretariat Kwarcab Ciamis pada Sabtu, tercatat sekitar 400 peserta telah terverifikasi untuk mengikuti tahapan penilaian.
Materi yang diujikan mencakup berbagai aspek, mulai dari wawasan kepramukaan, kecakapan umum dan khusus, keterampilan, literasi, hingga kemampuan memanfaatkan teknologi dan platform digital maupun media sosial.
Selain itu, peserta juga diuji melalui hasil karya dan keterampilan sesuai bakat serta minat masing-masing. Bidang yang menjadi bagian dari penilaian di antaranya olahraga, seni, pengolahan limbah, kepedulian terhadap lingkungan, serta berbagai keterampilan lainnya.
Candra menambahkan, terdapat lebih dari 40 jenis Syarat Kecakapan Khusus (SKK) yang menjadi bagian dari aspek penilaian. Seluruhnya disesuaikan dengan ketentuan dan persyaratan pencapaian Pramuka Garuda pada masing-masing golongan.
Peserta yang mengikuti penilaian berasal dari golongan Siaga dengan rentang usia 7–10 tahun, Penggalang usia 10–15 tahun, serta Penegak usia 15–20 tahun. Untuk golongan Penggalang, peserta telah mencapai tingkat Terap, sedangkan golongan Penegak telah menempuh tingkat Laksana.
Terkait tahapan selanjutnya, hasil penilaian dijadwalkan diumumkan pada 10 November 2026. Peserta yang dinyatakan lolos akan mengikuti prosesi pengukuhan Pramuka Garuda pada 14 November 2026 yang direncanakan berlangsung di Sekretariat Kwarcab Ciamis.
Candra berharap, melalui kegiatan tersebut, pembinaan kepramukaan di Kabupaten Ciamis semakin kuat dalam membentuk karakter generasi muda yang beriman, bertakwa, berakhlak mulia, serta memiliki wawasan dan keterampilan yang memadai.
Ia juga berharap anggota Pramuka yang meraih predikat Garuda mampu menjadi teladan bagi teman sebaya dan masyarakat, sekaligus terus mengamalkan nilai-nilai Satya dan Darma Pramuka dalam kehidupan sehari-hari.
Dengan demikian, pencapaian Pramuka Garuda tidak hanya menjadi prestasi pribadi, tetapi juga menjadi bekal untuk melahirkan generasi muda yang berkarakter, mandiri, kreatif, dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi bangsa. (RIS)
