Reses di Air Temam, Hambali Lukman Serap Aspirasi Warga dan Dorong Kader PDIP Perkuat Pelayanan Publik
LUBUKLINGGAU, globalaktual.my – Anggota DPRD Kota Lubuklinggau Fraksi PDI Perjuangan, Hambali Lukman, SH, menggelar Reses Perseorangan Masa Sidang II Tahun 2026 di Kelurahan Air Temam, Kecamatan Lubuklinggau Selatan I, Senin (27/7/2026).
Kegiatan tersebut dimanfaatkan sebagai forum dialog untuk menyerap berbagai aspirasi masyarakat dari 16 kelurahan yang berada di wilayah Kecamatan Lubuklinggau Selatan I dan Lubuklinggau Selatan II.
Ratusan warga menghadiri kegiatan tersebut bersama sejumlah unsur pemerintah dan aparat keamanan, di antaranya Sekretaris Camat Lubuklinggau Selatan I, para lurah, Kapolsek Lubuklinggau Selatan, Babinsa, Bhabinkamtibmas Kelurahan Air Temam, serta para Ketua RT. Kehadiran berbagai pihak itu bertujuan agar setiap persoalan yang disampaikan masyarakat dapat memperoleh penjelasan sekaligus tindak lanjut secara langsung.
Hambali Lukman mengatakan, reses merupakan momentum penting bagi wakil rakyat untuk mendengar kebutuhan masyarakat sekaligus membangun sinergi dengan pemerintah dalam menyelesaikan berbagai persoalan yang dihadapi warga.
Selain melibatkan unsur pemerintah, kegiatan tersebut juga dihadiri jajaran pengurus PDI Perjuangan mulai dari tingkat anak ranting, ranting hingga Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kota Lubuklinggau. Menurut Hambali, keterlibatan seluruh kader merupakan implementasi arahan Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Sumatera Selatan, H. Devi Suhartoni, agar kader partai hadir dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Melalui reses ini kami ingin seluruh kader ikut berperan membantu masyarakat, baik terkait persoalan BPJS yang tidak aktif, layanan pendidikan, penerimaan peserta didik baru, bantuan pendidikan maupun berbagai kebutuhan pelayanan publik lainnya. Kader PDI Perjuangan harus menjadi penghubung antara masyarakat dengan pemerintah,” ujar Hambali.
Dalam dialog tersebut, masyarakat menyampaikan beragam usulan, mulai dari pembangunan infrastruktur hingga kebutuhan pelayanan sosial. Hambali memastikan seluruh aspirasi yang diterima akan dihimpun dan diperjuangkan melalui mekanisme yang berlaku di DPRD.
Ia juga mengakui kondisi efisiensi anggaran daerah menjadi tantangan dalam merealisasikan seluruh usulan pembangunan. Meski demikian, pihaknya akan terus berkoordinasi dengan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait agar kebutuhan masyarakat dapat diprioritaskan dan direalisasikan secara bertahap.
“Seluruh aspirasi yang disampaikan warga akan kami tindak lanjuti. Untuk usulan fisik tentu disesuaikan dengan kemampuan anggaran, namun kami tetap berkomitmen memperjuangkan kepentingan masyarakat dan mencari solusi terbaik bagi setiap persoalan yang ada,” tegasnya.
Melalui pelaksanaan reses tersebut, Hambali berharap hubungan komunikasi antara masyarakat, pemerintah, dan DPRD semakin erat sehingga setiap aspirasi dapat ditindaklanjuti secara efektif demi meningkatkan kualitas pelayanan publik dan kesejahteraan masyarakat. (Sp)
