Aktual

Polres Pangandaran Bekali Pelajar Pemahaman AI untuk Hadapi Ancaman Digital

PANGANDARAN, globalaktual.my — Kepolisian Resor (Polres) Pangandaran terus mendorong penguatan literasi digital di kalangan pelajar seiring semakin pesatnya perkembangan teknologi artificial intelligence (AI).

Upaya tersebut dilakukan melalui kegiatan Pelatihan Paham Artificial Intelligence (AI) yang diikuti 37 siswa-siswi perwakilan SMA/SMK sederajat se-Kabupaten Pangandaran. Kegiatan dipusatkan di SMKN 1 Padaherang, Senin (31/8/2026).

Pelatihan ini diinisiasi Bagian Sumber Daya Manusia (Bag SDM) Polres Pangandaran bersama jajaran pelaksana dan dipandu oleh Tim Trainer Polres Pangandaran.

Kapolres Pangandaran AKBP Ikrar Potawari, S.H., S.I.K., M.Si., M.I.K., mengatakan perkembangan AI yang berlangsung cepat perlu diimbangi dengan kemampuan pelajar dalam memahami sekaligus menggunakan teknologi secara bertanggung jawab.

Menurutnya, pelajar tidak cukup hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga harus memiliki pemahaman mengenai manfaat, risiko, serta etika dalam pemanfaatan AI.

“Perkembangan teknologi artificial intelligence bergerak sangat cepat. Melalui pelatihan ini, kami ingin para pelajar di Kabupaten Pangandaran memiliki pemahaman digital yang kuat, cerdas memanfaatkan AI untuk kegiatan positif, sekaligus terhindar dari potensi kejahatan siber maupun penyebaran hoaks berbasis AI,” ujar Ikrar.

Sebanyak 37 peserta berasal dari sejumlah sekolah di Kabupaten Pangandaran. Di antaranya SMKN 1 Padaherang, SMK Muhammadiyah Kalipucang, SMK Pelita Bangsa Mangunjaya, SMK Plus Darunnajah Padaherang, SMAN 1 Mangunjaya, SMAN Pancawaluya, SMA Ksatria Nusantara, serta SMK IT Ibnu Ahkam Kalipucang.

Dalam pelatihan tersebut, peserta mendapatkan materi secara interaktif mengenai dasar-dasar AI, pemanfaatannya dalam kehidupan sehari-hari dan dunia pendidikan, hingga etika serta keamanan dalam beraktivitas di ruang digital.

Melalui kegiatan ini, Polres Pangandaran berharap pemahaman pelajar terhadap teknologi AI dapat berkembang secara positif. Selain mendukung kebutuhan pendidikan, literasi tersebut diharapkan menjadi bekal bagi pelajar untuk lebih kritis dalam menyaring informasi dan mengantisipasi berbagai potensi ancaman di dunia maya.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya Polres Pangandaran membangun kesadaran kamtibmas berbasis teknologi dengan melibatkan generasi muda sebagai kelompok yang aktif menggunakan teknologi digital. (Hrs)

Sumber: Humas Polres Pangandaran, Polda Jabar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *