Mahasiswa Takalar Desak Pemda Kembali Anggarkan Beasiswa Daerah Lewat Aksi Demonstrasi
TAKALAR, globalaktual.my – Himpunan Pelajar Mahasiswa Takalar (HPMT) Komisariat UIN Alauddin Makassar (UINAM) menggelar aksi unjuk rasa di dua lokasi, yakni di Kantor Bupati Takalar dan Gedung DPRD Kabupaten Takalar, Kamis (23/7/2026). Aksi tersebut dilakukan sebagai bentuk protes atas tidak dianggarkannya kembali program beasiswa daerah dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Takalar.
Dalam aksi tersebut, para mahasiswa menilai program beasiswa daerah memiliki peran penting dalam membantu mahasiswa asal Takalar melanjutkan pendidikan. Mereka mendesak Pemerintah Kabupaten Takalar bersama DPRD untuk kembali mengalokasikan anggaran beasiswa pada pembahasan anggaran mendatang.
Koordinator lapangan dalam orasinya menyampaikan harapan agar DPRD Kabupaten Takalar dan Pemerintah Kabupaten Takalar segera duduk bersama mencari solusi atas penghentian program tersebut. Selain meminta beasiswa kembali dianggarkan, massa aksi juga menyoroti perlunya transparansi dalam pelaksanaan program beasiswa yang sebelumnya pernah berjalan.
“Kami berharap DPRD Kabupaten Takalar dapat memanggil pemerintah daerah beserta dinas terkait untuk membahas dan menetapkan kembali anggaran beasiswa daerah pada pembahasan anggaran pokok,” ujar koordinator lapangan saat menyampaikan tuntutan.
Selain menyampaikan aspirasi, massa aksi juga mengingatkan pemerintah daerah agar memberikan perhatian serius terhadap tuntutan yang disampaikan. Sekretaris Umum HPMT Komisariat UINAM, Muh Ikhwan Isnain, menegaskan bahwa aksi tersebut merupakan bentuk peringatan kepada pemerintah daerah.
Menurutnya, apabila tuntutan mahasiswa tidak mendapat respons yang baik, berbagai organisasi kemahasiswaan di Kabupaten Takalar siap melakukan konsolidasi yang lebih luas dan menggelar aksi lanjutan dengan skala yang lebih besar.
Usai menyampaikan aspirasi, perwakilan mahasiswa berhasil melakukan audiensi dengan pihak Pemerintah Kabupaten Takalar dan DPRD Kabupaten Takalar. Dalam pertemuan tersebut, mahasiswa kembali menegaskan harapan agar program beasiswa daerah dapat direalisasikan dan kembali masuk dalam prioritas penganggaran demi mendukung akses pendidikan bagi mahasiswa Takalar. (Ikbal Nakku)
