Kesehatan

Lokakarya Mini Lintas Sektor UPT Puskesmas Mappakasunggu Fokus Tekan Angka Stunting

Takalar, global aktual – Upaya menurunkan angka stunting di Kabupaten Takalar, khususnya di Kecamatan Mappakasunggu, terus dilakukan secara berkesinambungan. Salah satunya melalui kegiatan Lokakarya Mini Lintas Sektor Triwulan yang digelar oleh UPT Puskesmas Mappakasunggu pada Selasa, 9 September 2025, bertempat di Aula Kantor Camat Mappakasunggu, Kabupaten Takalar.

Kegiatan yang dimulai pukul 10.00 WITA ini dihadiri oleh berbagai unsur lintas sektor, mulai dari jajaran pemerintah kecamatan, para lurah dan kepala desa, kader kesehatan, hingga perwakilan aparat kepolisian. Kehadiran mereka menjadi bukti nyata bahwa upaya percepatan penurunan angka stunting membutuhkan kolaborasi dari semua pihak.

Kepala UPT Puskesmas Mappakasunggu, Musyawirah, SKM, dalam sambutannya menegaskan bahwa stunting masih menjadi tantangan serius di wilayahnya. Menurutnya, seluruh kader kesehatan dan pemangku kebijakan harus bekerja keras untuk menurunkan prevalensi stunting sesuai target pemerintah daerah.

“Kader penurunan angka stunting harus benar-benar bekerja keras. Kita gencarkan sosialisasi, berikan makanan bergizi, dan lakukan pendampingan langsung kepada keluarga yang anaknya berisiko stunting. Dengan kerja sama semua pihak, kita optimistis angka stunting di Mappakasunggu bisa terus menurun,” ujar Musyawirah.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa kegiatan lokakarya mini triwulan ini dirancang sebagai wadah evaluasi dan koordinasi lintas sektor. Melalui forum ini, setiap desa diharapkan dapat melaporkan progres serta kendala di lapangan, sehingga solusi dapat segera dirumuskan.

Musyawirah juga menyampaikan apresiasinya kepada para kader kesehatan yang selama ini bekerja di garda terdepan. Ia menilai peran kader sangat vital dalam mendampingi masyarakat, mulai dari memberikan edukasi gizi, mengawasi tumbuh kembang anak, hingga memastikan program pemerintah berjalan efektif.

“Alhamdulillah, atas kerja keras para kader bersama dukungan lintas sektor, angka stunting di wilayah kerja kami berhasil ditekan hingga 20 persen. Keberhasilan ini tentu bukan akhir, melainkan langkah awal menuju target yang lebih baik,” tambahnya.

Camat Mappakasunggu yang turut hadir dalam acara tersebut juga menekankan pentingnya sinergitas antara pemerintah kecamatan, kelurahan, dan desa. Ia menyebut, masalah stunting bukan hanya persoalan kesehatan, tetapi juga menyangkut aspek sosial, ekonomi, dan pola asuh keluarga.

Program penurunan angka stunting sendiri merupakan salah satu prioritas Pemerintah Kabupaten Takalar di bawah kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati Takalar. Melalui program ini, Takalar menargetkan lahirnya generasi unggul yang sehat, cerdas, dan berkualitas.

Lokakarya mini lintas sektor ini ditutup dengan penandatanganan komitmen bersama seluruh pihak untuk terus berkolaborasi dalam menekan angka stunting di Kecamatan Mappakasunggu. Para peserta berharap, kerja sama ini tidak hanya berjalan di atas kertas, tetapi benar-benar memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan upaya penurunan angka stunting di Kabupaten Takalar, khususnya di Mappakasunggu, dapat terus mengalami peningkatan sehingga visi Takalar Unggul dapat terwujud.   (Ikbal Nakku)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *