Utama

Pengibaran Merah Putih di Puncak Bukit Bobairo, TNI dan Masyarakat Paniai Teguhkan Semangat Kebangsaan

PANIAI, PAPUA TENGAH, globalaktual.my – Upacara pengibaran Bendera Merah Putih dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia dilaksanakan di puncak Bukit Bobairo, Kabupaten Paniai, Provinsi Papua Tengah.

Kegiatan tersebut melibatkan aparat TNI bersama masyarakat Kabupaten Paniai. Sejumlah unsur masyarakat turut berpartisipasi, mulai dari pemuda, tokoh adat, tokoh agama, pelajar, tukang ojek, tokoh masyarakat hingga warga setempat.

Kolonel Inf Abi Kusnianto, Kasrem 173/PVB, bertindak sebagai Inspektur Upacara. Dalam amanatnya, ia menyampaikan bahwa pengibaran Bendera Merah Putih di puncak Bukit Bobairo memiliki makna penting sebagai simbol kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Menurutnya, Bukit Bobairo merupakan salah satu ikon geografis Enarotali yang dapat terlihat dari kawasan kota maupun Danau Paniai. Karena itu, pengibaran bendera di lokasi tersebut menjadi simbol kebersamaan sekaligus penegasan bahwa Paniai merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari NKRI.

Kegiatan tersebut juga menjadi momentum untuk memperkuat semangat nasionalisme, persatuan, gotong royong, serta kecintaan terhadap Tanah Air. Pengibaran bendera tidak hanya dipandang sebagai kegiatan seremonial, tetapi juga sebagai sarana mempererat kebersamaan antara TNI dan masyarakat.

Keterlibatan berbagai elemen masyarakat dalam kegiatan tersebut menunjukkan semangat persatuan dalam menjaga keutuhan bangsa. Pemuda, tokoh adat, tokoh agama, pelajar, tukang ojek, masyarakat serta personel TNI bersama-sama mengikuti rangkaian upacara dengan penuh semangat.

Usai upacara pengibaran bendera, seluruh peserta kemudian menuju kawasan ujung bandara untuk mengikuti acara ramah tamah. Kegiatan tersebut berlangsung dalam suasana kebersamaan dan turut dimeriahkan dengan pembagian hadiah doorprize yang telah disiapkan oleh panitia.

Sejumlah pejabat dan tokoh masyarakat turut hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya Letkol Inf Agung Harefki, S.I.P., M.Han., Danyon Satgas Yonif 405/SK; Letkol Mar Helilintar Setiojoyo Laksono, S.E., Danyon Satgas Yonif 2 Marinir; Kapten Inf Eko Warsito, Danramil 1703-01/Enarotali; Kapten Inf Arjul Siregar, Danpos Satgas Mandala VI Paniai; Kapten Arm Ananda, Dantim Satgas Membramo BAIS TNI Pos Paniai; Letda Pas Dwi Admananto, Danpos Satgas Pasgat Paniai; Piet Pigai selaku tokoh adat Kabupaten Paniai serta Ustad Saiful Mujib selaku tokoh agama.

Melalui momentum tersebut, TNI dan masyarakat Kabupaten Paniai diharapkan terus memperkuat persatuan, semangat gotong royong dan nasionalisme sebagai bagian dari kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.

Tim Redaksi melaporkan dari Papua Tengah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *