Utama

Cegah Kecelakaan Laut, Lanal Banten Inspeksi Kapal dan Fasilitas Penyeberangan Merak

BANTEN, globalaktual.my – Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Banten bersama sejumlah instansi terkait melaksanakan inspeksi terhadap kapal dan fasilitas penyeberangan di Pelabuhan PT ASDP Indonesia Ferry Merak, Banten, Jumat (31/10). Kegiatan ini dilakukan untuk meningkatkan pengawasan keselamatan pelayaran sekaligus mengantisipasi potensi kecelakaan laut menjelang periode Natal dan Tahun Baru (Nataru).

Inspeksi tersebut merupakan bagian dari evaluasi keselamatan pelayaran menyusul insiden kebakaran KMP Batu Mandi di Perairan Selat Sunda beberapa waktu lalu. Selain itu, pemeriksaan bertujuan memastikan kesiapan operasional kapal dan fasilitas pelabuhan dalam menghadapi peningkatan mobilitas penumpang selama periode libur akhir tahun.

Komandan Lanal Banten Kolonel Laut (P) Wawan Subagyo Mardani memimpin kegiatan tersebut bersama perwakilan KSOP Kelas I Banten, manajemen PT ASDP Indonesia Ferry, Gabungan Pengusaha Nasional Angkutan Sungai, Danau dan Penyeberangan (GAPASDAP), INFA & Port, Polairud Polda Banten, serta Biro Klasifikasi Indonesia (BKI).

Dalam pelaksanaannya, tim gabungan meninjau sejumlah kapal penyeberangan yang tengah bersandar di Pelabuhan Merak. Pemeriksaan meliputi kondisi dan ketersediaan perlengkapan keselamatan, seperti jaket pelampung (life jacket), sekoci, liferaft, perangkat pemancar sinyal darurat EPIRB (Emergency Position Indicating Radio Beacon), serta sistem pemadam kebakaran CO2 Central di ruang mesin.

Selain pemeriksaan fisik, petugas juga menelusuri jurnal pemeriksaan dan pemeliharaan kapal untuk memastikan pengecekan rutin dilaksanakan sesuai ketentuan. Kesiapan awak kapal dalam menghadapi kemungkinan keadaan darurat turut menjadi perhatian dalam kegiatan tersebut.

Komandan Lanal Banten Kolonel Laut (P) Wawan Subagyo Mardani menegaskan bahwa keselamatan pelayaran tidak dapat dibebankan kepada satu pihak saja, melainkan membutuhkan keterlibatan seluruh pemangku kepentingan.

“Keselamatan pelayaran merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan komitmen dan sinergi seluruh pihak terkait. Karena itu, pengawasan terhadap kesiapan kapal, kelengkapan alat keselamatan, serta kemampuan awak kapal dalam menghadapi situasi darurat harus menjadi perhatian utama,” tegas Wawan.

Ia juga menyampaikan bahwa keterlibatan TNI AL dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk dukungan terhadap upaya pengawasan keamanan maritim, khususnya di wilayah Perairan Selat Sunda.

“Kehadiran TNI AL dalam kegiatan ini merupakan bentuk dukungan terhadap upaya pengawasan dan pemantauan keamanan maritim di wilayah Perairan Selat Sunda. Kami berharap melalui koordinasi lintas instansi, standar keselamatan pelayaran dapat terus ditingkatkan,” ujarnya.

Melalui inspeksi tersebut, seluruh operator kapal penyeberangan diharapkan semakin meningkatkan kedisiplinan, kewaspadaan, dan kesiapsiagaan dalam memenuhi standar keselamatan pelayaran.

Upaya pemeriksaan dan pengawasan secara terpadu ini diharapkan dapat meminimalkan risiko kecelakaan laut sekaligus memastikan aktivitas penyeberangan di Selat Sunda berlangsung aman, tertib, dan lancar, terutama menjelang peningkatan arus penumpang pada masa Natal dan Tahun Baru.

Sumber: Dinas Penerangan Angkatan Laut

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *