Pendidikan

INU Ciamis Cetak Sejarah Lewat Wisuda Perdana, 106 Mahasiswa Resmi Dikukuhkan

CIAMIS, globalaktual.my – Institut Nahdlatul Ulama (INU) Ciamis mencatat tonggak sejarah baru dalam pengembangan pendidikan tinggi di Kabupaten Ciamis. Kampus tersebut sukses menyelenggarakan wisuda perdana dengan meluluskan sebanyak 106 wisudawan dan wisudawati pada Minggu (1/11/2026).

Prosesi wisuda berlangsung di Gedung KH. Irfan Hielmy, Kompleks Islamic Center Ciamis. Momentum ini menjadi pencapaian penting bagi INU Ciamis setelah melalui perjalanan panjang dalam membangun dan mengembangkan institusi pendidikan tinggi di wilayah Tatar Galuh.

Rektor INU Ciamis, Dr. H. Kusoy Fadilah, M.Si., mengatakan bahwa wisuda perdana tersebut bukan sekadar seremoni akademik, melainkan bukti nyata dari perjuangan kolektif dalam membangun perguruan tinggi yang berorientasi pada pengembangan ilmu pengetahuan dan pengabdian kepada masyarakat.

Menurut Kusoy, mendirikan sebuah perguruan tinggi membutuhkan proses panjang dan tidak mudah. Berbagai aspek harus dipersiapkan, mulai dari pembangunan sistem akademik, penyediaan sumber daya manusia, penguatan tata kelola kelembagaan, hingga memperoleh kepercayaan masyarakat.

“Kita memulai perjuangan ini dari nol. Namun, kita tidak pernah berniat menjadikan nol sebagai batas akhir. Apa yang kita saksikan hari ini merupakan hasil dari keyakinan, doa, kerja keras, dan kebersamaan banyak pihak,” ujarnya dalam sambutan wisuda.

Ia menjelaskan, sejak awal pendiriannya, INU Ciamis dibangun atas keyakinan bahwa masyarakat memiliki hak yang sama untuk memperoleh pendidikan tinggi yang berkualitas, terjangkau, dan bermartabat.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui upaya membuka akses pendidikan tinggi bagi berbagai kalangan, termasuk lulusan madrasah, kalangan santri, guru, serta generasi muda dari keluarga dengan keterbatasan ekonomi.

INU Ciamis juga berupaya menjadi ruang pengembangan potensi generasi muda agar memiliki kemampuan dan kesiapan dalam menghadapi tantangan masa depan.

Meski mengedepankan keterjangkauan biaya pendidikan, pihak kampus menegaskan bahwa aspek kualitas akademik tetap menjadi prioritas yang tidak boleh dikorbankan.

“Terjangkau bukan berarti murahan. Biaya pendidikan yang terjangkau tidak boleh menjadi alasan untuk mengurangi mutu. Justru bagaimana kita menjaga kualitas dengan pengelolaan yang profesional menjadi tantangan yang harus dijawab bersama,” katanya.

Penyelenggaraan wisuda perdana dengan 106 lulusan ini diharapkan menjadi pijakan bagi INU Ciamis untuk terus meningkatkan kualitas kelembagaan dan memperluas kontribusinya dalam dunia pendidikan.

Lebih dari sekadar keberhasilan meluluskan mahasiswa, capaian tersebut menjadi awal perjalanan baru bagi INU Ciamis dalam memperkuat peran perguruan tinggi sebagai sarana peningkatan kualitas sumber daya manusia serta perluasan kesempatan memperoleh pendidikan tinggi di Kabupaten Ciamis dan sekitarnya. (RIS)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *