Nusantara

Jaring 1.743 Pelajar, Paskibra Kabupaten Ciamis Mulai Siapkan Kader Menuju Seleksi Nasional 2027

CIAMIS, globalaktual.my – Sebanyak 1.743 pelajar tingkat SMP/MTs dan SMA/SMK/MA dari berbagai sekolah di Kabupaten Ciamis mengikuti kegiatan penerimaan calon anggota Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) Kabupaten Ciamis angkatan 2027. Kegiatan ini menjadi langkah awal penjaringan sekaligus pembinaan generasi muda untuk dipersiapkan mengikuti seleksi Paskibra tingkat kabupaten, provinsi, hingga nasional.

Kegiatan yang berlangsung pada Minggu (1/11/2026) di SGT Ciamis tersebut secara resmi dibuka oleh Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Ciamis, Dr. R. Yadi Tisyadi, S.E., M.Si. Pembukaan ini menandai dimulainya proses penjaringan calon anggota Paskibra dari berbagai satuan pendidikan yang tersebar di wilayah Kabupaten Ciamis.

Dalam kesempatan tersebut, Yadi menekankan bahwa kegiatan kepaskibraan bukan sekadar wadah bagi pelajar untuk menjalankan tugas pengibaran bendera, tetapi juga menjadi sarana pembentukan karakter generasi muda. Melalui proses tersebut, para peserta diharapkan mampu mengembangkan potensi diri, meningkatkan kedisiplinan, menumbuhkan rasa tanggung jawab, serta memperkuat semangat kebangsaan.

Penerimaan calon anggota Paskibra angkatan 2027 ini menyasar pelajar dari jenjang SMP/MTs hingga SMA/SMK/MA. Program tersebut sekaligus memberikan kesempatan kepada generasi muda dari berbagai wilayah untuk berpartisipasi dalam kegiatan kepaskibraan di tingkat Kabupaten Ciamis.

Ketua Pengurus Kabupaten Purna Paskibraka Indonesia (PPI) Ciamis, Heri Kurnia, mengatakan kegiatan tersebut bertujuan menjaring calon anggota Paskibra dari masing-masing sekolah untuk selanjutnya dihimpun dan dibina di tingkat kabupaten.

Menurut Heri, proses pembinaan tidak berhenti pada kegiatan penerimaan awal. Para peserta nantinya akan mendapatkan pembinaan secara berkelanjutan setiap bulan melalui para pembina dan kader Paskibra yang tersebar di kecamatan maupun sekolah.

“Pembinaan sudah dimulai dari sekarang. Nantinya, calon anggota Paskibra akan mendapatkan pembinaan lanjutan setiap bulan di sekolah dan wilayah masing-masing. Kemudian, sekitar Juli tahun depan akan dilaksanakan pendidikan dan pelatihan dasar (Diklatsar) Paskibra sebelum mereka dikukuhkan menjadi anggota Paskibra Kabupaten Ciamis,” jelas Heri.

Selain menyiapkan anggota Paskibra tingkat kabupaten, kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari penjaringan calon peserta seleksi Paskibra tingkat provinsi dan nasional. Perhatian khusus diberikan kepada peserta dari jenjang SMA, terutama siswa kelas X, yang diproyeksikan menjadi calon kader untuk seleksi tahun berikutnya.

Heri menjelaskan, melalui pembinaan sejak dini, potensi dan kemampuan para peserta dapat mulai dikenali. Dengan demikian, proses seleksi lanjutan diharapkan dapat berjalan lebih terarah karena para calon peserta telah mendapatkan bekal pembinaan sebelumnya.

Dari sisi jumlah, penerimaan tahun ini mencatat 1.743 peserta. Angka tersebut sedikit menurun dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai sekitar 1.800 peserta. Meski demikian, jumlah peserta setiap tahun relatif berada pada kisaran 1.700 hingga 1.800 pelajar.

Tidak hanya berorientasi pada pembentukan anggota Paskibra, kegiatan ini juga menjadi wadah mempererat persaudaraan antarpelajar dari berbagai wilayah di Kabupaten Ciamis. Mengingat luasnya wilayah Ciamis yang mencakup 27 kecamatan, peserta memiliki kesempatan untuk saling mengenal, bertukar pengalaman, serta membangun jejaring pertemanan lintas sekolah dan daerah.

Pembinaan kepaskibraan juga membuka kesempatan bagi para pelajar untuk mengembangkan kemampuan melalui berbagai kegiatan, seperti latihan keterampilan baris-berbaris (LKBB) dan lomba pengibaran bendera.

Menurut Heri, potensi generasi muda Kabupaten Ciamis untuk bersaing di tingkat lebih tinggi masih terbuka. Pada 2026, seorang pelajar perempuan dari SMA Negeri 1 Ciamis bahkan berhasil mencapai tahapan seleksi nasional, meskipun belum berhasil melanjutkan hingga tahap akhir.

Pengalaman tersebut menjadi bahan evaluasi sekaligus motivasi bagi jajaran pembina untuk meningkatkan kualitas pembinaan. Terlebih, Ciamis telah cukup lama belum mengirimkan perwakilannya sebagai anggota Paskibra tingkat nasional. Terakhir kali, Kabupaten Ciamis berhasil mengirimkan kader ke tingkat nasional pada 2004.

“Sudah 22 tahun Ciamis belum mengirimkan kadernya ke tingkat nasional. Pengalaman pada seleksi 2026 menjadi pelajaran berharga bagi kami untuk memperbaiki kekurangan dan meningkatkan pembinaan agar ke depan bisa kembali menembus tingkat nasional,” ungkapnya.

Sementara itu, untuk tingkat Provinsi Jawa Barat, Heri menyebutkan bahwa Kabupaten Ciamis secara konsisten mengirimkan perwakilan setiap tahun, yakni satu pasang peserta laki-laki dan perempuan.

Melalui kegiatan penerimaan dan pembinaan berkelanjutan ini, PPI Ciamis berharap para peserta dapat menjaga semangat selama mengikuti seluruh tahapan. Sebab, perjalanan menjadi anggota Paskibra membutuhkan kedisiplinan, komitmen, ketekunan, serta kesiapan untuk terus belajar.

Heri juga mengingatkan para calon anggota agar tidak mudah menyerah ketika menghadapi kejenuhan maupun dinamika kegiatan di sekolah.

Ia berharap kesempatan tersebut dapat dimanfaatkan para pelajar untuk memperoleh pengalaman, memperluas pergaulan, meningkatkan kemampuan, serta menumbuhkan rasa tanggung jawab dan semangat kebangsaan.

Dengan dimulainya penjaringan sejak November 2026, Kabupaten Ciamis kini mulai mempersiapkan calon-calon anggota Paskibra yang diharapkan mampu berkiprah tidak hanya di tingkat kabupaten dan provinsi, tetapi juga kembali mengharumkan nama daerah pada seleksi nasional 2027.  (RIS)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *